INFOGRAFIS: Catatan Penting Presiden Prabowo di Sidang Paripurna DPR 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Sidang Paripurna DPR.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Sidang Paripurna DPR.
Presiden Prabowo Subianto bongkar dugaan manipulasi ekspor 34 tahun yang bikin RI diduga rugi Rp15.400 triliun lewat under-invoicing.
Hal itu menurut Misbakhun, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun komunikasi kebijakan ekonomi dengan DPR dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga meminta bank-bank Himbara untuk lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Presiden Prabowo Subianto, tujuan utama kebijakan ini adalah memperkuat pengawasan dan monitoring terhadap ekspor komoditas sumber daya alam.
Berdasarkan penelusuran yang dihimpun astakom.com dari sejumlah media nasional, berikut ragam pendapat soal pidato Presiden Prabowo di Rapat Paripurna DPR.
Presiden Prabowo menilai Indonesia memiliki modal yang sangat kuat jadi bangsa maju dan makmur. Posisi geografis strategis, kekayaan SDA, serta bonus demografi.
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan stamp of approval terhadap KEM-PPKF RAPBN TA 2027 yang dipaparkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, meyakini nilai tukar rupiah bakal segera bounce back dan menguat signifikan dalam waktu dekat.
Pada RAPBN 2027, menurut Presiden Prabowo, pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah terjaga pada kisaran 16.800-17.500 per dolar AS.