Inter Miami Kena Comeback Charlotte 3-3
astakom.com, Jakarta - Inter Miami harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Charlotte FC dengan skor dramatis 3-3 dalam laga lanjutan Major League Soccer (MLS) di Stadion Nu, Miami, pada Minggu (08/11/2026) pagi WIB. Kemenangan di depan mata skuad The Herons sirna seketika setelah keunggulan telak tiga gol yang mereka bangun sepanjang babak pertama berhasil disamakan secara spartan oleh tim tamu lewat rentetan gol balasan selepas jeda.
Hasil imbang pahit ini terjadi akibat kelengahan barisan pertahanan Lionel Messi dan kawan-kawan yang gagal membendung kebangkitan kilat kubu lawan di paruh kedua pertandingan. Tambahan satu poin ini menahan laju Inter Miami di peringkat kedua klasemen sementara MLS dengan koleksi 60 poin, membuat jarak mereka kian melebar menjadi terpaut 17 angka dari pemuncak klasemen Nashville SC dalam perburuan gelar musim ini.
Pesta tiga gol di babak pertama
Pertandingan sejatinya sempat mengejutkan publik tuan rumah saat laga baru berjalan empat menit ketika Liel Abada berhasil menggetarkan jala gawang Inter Miami, beruntung gol tersebut dianulir wasit akibat insiden handball. Tersentak oleh ancaman kilat tim tamu, The Herons langsung mengambil alih dominasi penguasaan bola dan memecah kebuntuan pada menit ke-14. Berawal dari eksekusi sepak pojok terukur Lionel Messi yang membentur barisan pemain di kotak penalti, bola liar jatuh ke jalur Ian Fray yang langsung menyambarnya dengan sontekan jarak dekat.
Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-33 kembali melalui skema bola mati dari sektor sayap kanan. Bola kiriman sepak pojok disundul dengan akurat oleh German Berterame ke arah tiang jauh, sebelum disambar Luis Suarez lewat sontekan dingin di mulut gawang yang mengubah kedudukan menjadi 2-0. Dominasi Inter Miami kian sempurna menjelang turun minum ketika Rodrigo De Paul memperoleh ruang tembak bebas di lini tengah. Gelandang asal Argentina tersebut melepaskan sepakan keras jarak jauh yang sempat membentur tiang gawang sebelum memantul masuk, membawa tuan rumah unggul nyaman 3-0 hingga jeda.
Kebangkitan Charlotte dan petaka menit akhir
Memasuki babak kedua, Charlotte FC merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan mengeksploitasi celah di sisi kanan pertahanan tuan rumah yang mulai mengendur. Hasilnya berbuah manis pada menit ke-50 saat Liel Abada menuntaskan umpan silang dari sisi kanan kotak penalti lewat sontekan di muka gawang untuk memperkecil skor menjadi 1-3. Hanya berjarak lima menit berselang, Abada kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan mendatar akurat ke sudut bawah gawang yang menaklukkan kiper Dayne St. Clair, mengubah papan skor menjadi 2-3.
Ketegangan memuncak di sisa waktu normal saat Inter Miami berusaha keras merapatkan barisan pertahanan demi mengamankan keunggulan tipis. Namun, petaka tuan rumah akhirnya pecah di menit-menit akhir babak kedua akibat blunder lini belakang saat menghalau umpan silang siluman dari sayap kanan. Bola sapuan sundulan bek Inter Miami yang tidak sempurna langsung disambar tembakan keras Tyger Smalls dan menghantam mistar gawang. Bola rebound yang melayang liar langsung disambar sepakan voli pemain pengganti Rodolfo Aloko hingga merobek jala gawang The Herons, memaksakan hasil imbang 3-3 hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain
- Inter Miami: Dayne St. Clair, Ian Fray (Facundo Mura 46'), Casemiro, Da Silva, Reguillon (Lujan 24'), De Paul (Galarza 59') , Ayala (Yannick Bright 50'), Segovia, Messi, Luis Suarez, Berterame (Fillipi 59').
- Charlotte: Kahlina, Toffolo (Schnegg 69'), Agyemang, Bryne, Diani (Aloko 69'), Westwood (Doucoure 69'), Luca de la Torre (Bronico 83'), Biel, Abada, Gorno (Tyger Smalls 46'). (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Udah unggul tiga gol di babak pertama tapi ujung-ujungnya malah kena comeback itu beneran definisi kena mental yang paling nyesek buat Messi cs! Inter Miami yang awalnya tampil pede mendominasi laga mendadak blank pas Charlotte FC main nekat di babak kedua, apalagi ditambah blunder sapuan bola konyol di menit-menit akhir yang bikin kemenangan di depan mata melayang sia-sia. Pelajaran penting buat The Herons: di atas lapangan hijau haram hukumnya santai sebelum wasit niup peluit panjang, karena mau punya bintang sekelas Messi atau Suarez sekalipun, kalau lini belakang hobi sedekah gol ya siap-siap aja gigit jari gagal ngejar pucuk klasemen!









