AS Roma vs Sassuolo: Jay Idzes Cs Kalah 3-0
astakom.com, Jakarta - AS Roma sukses melanjutkan start impresif mereka di Liga Italia 2026/2027 usai menggilas Sassuolo dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Olimpico, Roma, pada Minggu (08/11/2026) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan tanpa balas skuad I Lupi dilesakkan oleh aksi bek tengah Mario Hermoso dan Donyell Malen pada paruh pertama, sebelum disempurnakan oleh penyelesaian dingin Rodrigo Mora di babak kedua.
Kemenangan mutlak ini bernilai sangat krusial bagi armada racikan Gian Piero Gasperini untuk terus menempel ketat rival sekota Lazio di puncak klasemen sementara Serie A. Tambahan tiga angka memastikan Roma belum tersentuh kekalahan dalam 11 pekan kompetisi dengan koleksi 27 poin hasil dari delapan kemenangan dan tiga kali imbang. Sebaliknya bagi Sassuolo yang diperkuat bek timnas Indonesia Jay Idzes, kekalahan telak di ibu kota kian membenamkan posisi mereka di urutan ke-17 dengan raihan delapan poin, mendekati bibir zona degradasi.
Dwigol kilat runtuhkan tembok lawan
Sassuolo sejatinya sempat mengejutkan publik tuan rumah pada menit-menit awal pertandingan lewat sepakan spekulatif mantan pemain Roma, Nemanja Matic. Namun, I Lupi dengan cepat mengambil alih kendali permainan melalui penguasaan lini tengah yang agresif. Tekanan pertama tuan rumah hadir pada menit ke-18 saat tembakan keras Bryan Cristante menguji kesigapan kiper Sassuolo, Arijanet Muric, yang masih sigap menepis bola.
Gelombang serangan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27 melalui aksi overlap tak terduga dari Mario Hermoso. Bek asal Spanyol itu merangsek maju ke kotak penalti lawan dan mencoba membangun kombinasi operan satu-dua dengan Donyell Malen. Meski umpan keduanya sempat dipotong barisan pertahanan Sassuolo, Hermoso bereaksi paling cepat menyambar bola liar dengan tembakan keras yang meluncur mulus ke dalam gawang tim tamu.
Belum sempat barisan pertahanan Jay Idzes dan kolega merapikan organisasi permainan, gawang Sassuolo kembali jebol hanya dua menit berselang. Berawal dari skema serangan kilat di sisi kanan, Donyell Malen menerima bola di sepertiga akhir lapangan dan langsung melepaskan tendangan kaki kanan menyusur tanah. Bola sempat membentur kaki bek Sassuolo Sebastian Walukiewicz, membelokkan arah bola hingga mengecoh Muric yang sudah mati langkah. Keunggulan 2-0 bertahan hingga jeda meski sontekan Leonardo Balerdi pada menit ke-36 sempat mengancam gawang tim tamu.
Dominasi penuh dan pesta Rodrigo Mora
Memasuki babak kedua, Roma sama sekali tidak mengendurkan intensitas gempuran. Tuan rumah sempat menyia-nyiakan peluang emas ketika Matias Soule berhasil lolos dari jebakan offside, namun alih-alih menceploskan bola ke gawang yang terbuka lebar, operannya ke arah Malen justru gagal dimaksimalkan akibat salah pengertian. Setelah Muric kembali menggagalkan tembakan mendatar Malen pada menit ke-55, gol ketiga Roma akhirnya tercipta tiga menit kemudian lewat kerja sama tim yang apik.
Pada menit ke-58, gelandang serang muda Rodrigo Mora melakukan penetrasi menusuk dari sektor kiri menuju jantung pertahanan lawan. Usai melakukan umpan pantul terukur dengan Malen, Mora melepaskan tembakan mendatar akurat ke pojok kiri gawang tanpa mampu dijangkau Muric yang hanya terpaku menyaksikan jalanya bergetar.
Di sisa waktu normal, Gasperini memasukkan tenaga baru untuk menjaga ritme permainan. Sederet peluang emas tambahan tercipta melalui penetrasi bek sayap Nahuel Molina serta dua kali percobaan berbahaya Nicolo Pisilli. Meski gagal memperbesar keunggulan menjadi empat gol, dominasi penuh Roma berhasil mengunci kemenangan clean sheet 3-0 hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Susunan pemain
- AS Roma: Vasquez; Balerdi, N'Dicka, Hermoso; Molina, Cristante, Koné, Wesley; Soulé, Mora; Malen.
- Sassuolo: Muric; Walukiewicz, Idzes, Caleta Car; Cinquegrano, Sulemana, Thorstvedt, Matic, Doig; Laurienté, Esposito. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
AS Roma di bawah arahan Gasperini beneran lagi on fire dan anti-gagal, ngebantai Sassuolo tanpa ampun demi ngekor Lazio di pucuk klasemen Serie A. Kombinasi serangan balik kilat dan dominasi lini tengah I Lupi bener-bener bikin lini belakang lawan, termasuk Jay Idzes dkk, kena mental dan mati kutu sepanjang sembilan puluh menit. Kemenangan clean sheet ini jadi statement tegas kalau rekor unbeaten Roma musim ini bukan sekadar hoki, sementara Sassuolo wajib buru-buru bebenah biar nggak makin terseret ke jurang degradasi!









