Hasil Arsenal vs Hull City: Gol Tunggal Odegaard Menangkan The Gunners
astakom.com, Jakarta - Arsenal sukses mengamankan kemenangan krusial dengan skor tipis 1-0 saat menjamu Hull City dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (07/11/2026) malam WIB. Sang kapten, Martin Odegaard, tampil sebagai pahlawan penyelamat Meriam London lewat lesakan gol semata wayangnya pada babak kedua yang berhasil meruntuhkan pertahanan rapat tim tamu.
Kemenangan ini bernilai sangat vital bagi armada The Gunners demi menjaga posisi di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 27 poin dari sepuluh pertandingan. Menghadapi tim promosi yang tampil spartan dengan skema bertahan gerendel, pasukan Mikel Arteta dituntut mendulang poin penuh agar tidak tergelincir dari perburuan gelar juara, sementara The Tigers tertahan di peringkat ke-13 dengan torehan 11 poin.
Tembok tebal Hull bikin frustrasi Arsenal
Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Arsenal langsung mengambil kendali permainan dengan memonopoli penguasaan bola, tetapi justru Hull City yang lebih dulu menebar ancaman nyata pada menit kedua. Berawal dari eksekusi sepak pojok, umpan lambung melengkung berhasil disambar sundulan John Egan yang lepas dari pengawalan bek Arsenal, meski arah bola masih melenceng tipis di samping gawang David Raya.
Tuan rumah mencoba merespons empat menit berselang melalui penetrasi Noni Madueke di sektor sayap yang melepaskan umpan silang akurat, namun Gabriel gagal menyentuh bola tepat di muka gawang. Hull kembali menguji ketangguhan barisan pertahanan Meriam London pada menit ke-19 lewat aksi individu Elliot Stroud dari sisi kiri, kendati tembakan mendatarnya ke tiang jauh berhasil ditepis dengan sigap oleh Raya.
Upaya sepakan keras spekulatif Declan Rice dari luar kotak penalti pada menit ke-28 pun belum menemui sasaran. Menjelang turun minum, drama sempat terjadi ketika Kai Havertz terjatuh di kotak penalti lawan pada menit ke-42. Namun, setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan potensi penalti karena penyerang asal Jerman itu sudah lebih dulu terjebak posisi offside, mengunci skor kacamata 0-0 hingga jeda.
Manuver Madueke dituntaskan Odegaard jadi gol
Memasuki babak kedua, Arsenal meningkatkan tempo serangan melalui umpan-umpan pendek cepat demi memancing para pemain bertahan Hull keluar dari sarangnya. Percobaan tusukan Christos Tzolis pada menit ke-60 sempat membuka celah, kendati sepakannya masih terlalu lemah untuk menguji kiper Konstantinos Tzolakis. Kebuntuan yang sempat membuat publik tuan rumah frustrasi akhirnya pecah pada menit ke-72 melalui insting tajam Martin Odegaard.
Gol pemecah kebuntuan tersebut berawal dari manuver Madueke yang melepaskan tembakan keras ke arah gawang Hull. Bola liar hasil tepisan Tzolakis yang bergulir di area kotak penalti langsung disambar dengan sontekan dingin Odegaard hingga bersarang telak ke dalam jaring gawang.
Tertinggal satu gol memaksa Hull mulai keluar menyerang dan meninggalkan lubang di lini belakang. Madueke sejatinya memiliki dua peluang emas untuk mengunci kemenangan pada menit ke-88 dan ke-93, namun ketangguhan Tzolakis di bawah mistar serta sapuan bek Hull di garis gawang menggagalkan gol tambahan tersebut. Kendati gagal menggandakan keunggulan, Arsenal sukses mempertahankan skor 1-0 hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Susunan pemain
- Arsenal: Raya, Timber, Konsa, Gabriel, Calafiori (Hincapie 69'), Guimaraes (Zubimendi 89'), Rice (Mikel Merino 63'), Madueke, Odegaard, Tzolis (Eze 69'), Havertz (Gyokeres 69').
- Hull City: Tzolakis, Coyle (Norton-Cuffy 61'), Ajayi (Herrington 69'), Egan, Mendy, Stroud (Giles 75'), Iroegbunam (Mouzakitis 75'), Gourna-Douath, Slater, Cho (Gelhardt 60'), McBurnie. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Laga ini beneran jadi bukti nyata kalau Arsenal nggak gampang kena mental meski dibikin frustrasi seharian sama strategi parkir bus lawan. Martin Odegaard sah jadi savior sejati dengan naluri golnya yang sat-set di waktu krusial, sementara Hull City harus gigit jari karena tembok pertahanan kokoh mereka akhirnya jebol juga. Menang tipis satu gol emang bikin suporter senam jantung, tapi di fase perebutan trofi Premier League seketat ini, tiga poin dari ugly win jauh lebih mahal harganya daripada main cantik tapi ujung-ujungnya kepeleset di pucuk klasemen!









