Rilis BPS: Angka Pengangguran Indonesia Turun Jadi 4,75 Persen, Sektor Pertanian Paling Banyak Serap Tenaga Kerja

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 5 November 2026 | 17:07 WIB
Rilis BPS: Angka Pengangguran Indonesia Turun Jadi 4,75 Persen, Sektor Pertanian Paling Banyak Serap Tenaga Kerja
Peserta ikuti Job Fair di Makassar, Rabu (19/08/2026). [astakom/str-Adam Said]

astakom.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis potret terbaru ketenagakerjaan di Indonesia per Agustus 2026. Meski total pengangguran masih berada di angka 7,38 juta orang, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional tercatat melandai ke 4,75%, lebih rendah dibanding capaian Agustus 2025 yang berada di level 4,85%.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengungkapkan bahwa tren positif penurunan angka pengangguran ini didorong oleh bertambahnya daya serap pasar kerja sepanjang periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026.

"Pada Agustus 2026, terdapat sebanyak 7,38 juta penganggur atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,75%. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan Agustus 2025 sebesar 4,85%,” papar Edy dalam rilis pers BPS, Kamis (05/11/2026).

Angkatan kerja tembus 155 juta, jumlah orang bekerja makin gemuk

Secara rinci, BPS mencatat total angkatan kerja di Tanah Air pada Agustus 2026 telah menyentuh 155,37 juta jiwa. Dari kumpulan angkatan kerja tersebut, sebanyak 147,99 juta orang sudah terserap di berbagai lapangan pekerjaan, sementara 7,38 juta sisanya masih berada di kategori pencari kerja.

Jika dikomparasikan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah masyarakat yang memiliki pekerjaan bertambah hingga 1,44 juta orang. Di saat yang sama, kantong pengangguran berhasil dipangkas sekitar 77.000 orang.

Dari pemetaannya, sektor pertanian tetap kokoh menjadi jawara penampung tenaga kerja terbesar di Tanah Air dengan kontribusi mencapai 28,20%. Posisi kedua disusul oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran dengan porsi 17,86%, serta sektor industri manufaktur yang menyerap 13,75% angkatan kerja.

Pekerja formal bertambah 410.000 orang, sektor informal masih dominan

Menilik dari status atau jenis pekerjaan, persentase pekerja di sektor formal tercatat berada di angka 42,07% pada Agustus 2026. Angka proporsi ini sedikit menyusut jika dibandingkan dengan Agustus 2025 yang memegang porsi 42,20%.

Meski secara persentase turun tipis, jumlah orang yang bekerja di sektor formal secara kuantitas riil justru merangkak naik. Terjadi tambahan sekitar 410 ribu tenaga kerja formal, dari 61,84 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 62,25 juta orang di Agustus 2026.

Di sisi lain, pasar kerja informal masih mendominasi lanskap ketenagakerjaan nasional. Proporsi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian di sektor informal naik tipis dari 57,80% pada periode Agustus 2025 menjadi 57,93% pada Agustus 2026.

Mayoritas angkatan kerja bertahan di kategori pekerja penuh waktu

BPS juga mengelompokkan struktur ketenagakerjaan berdasarkan durasi jam kerja mingguan mengacu pada acuan International Labour Organization (ILO). Kategori ini dipecah menjadi tiga: pekerja penuh (minimal 35 jam/minggu), pekerja paruh waktu (kurang dari 35 jam/minggu tanpa cari kerja tambahan), dan setengah penganggur (kurang dari 35 jam/minggu tapi masih berburu kerja sampingan).

Struktur pasar kerja Indonesia saat ini masih didominasi kelompok pekerja penuh waktu yang porsinya mencapai 67,47% atau setara 99,85 juta orang.

Sementara itu, kategori pekerja paruh waktu tercatat di angka 35,29 juta orang (23,85%). Adapun kelompok setengah pengangguran yang masih mengadu nasib mencari alokasi jam kerja tambahan terdata sebanyak 12,84 juta jiwa atau menyumbang 8,68% dari total penduduk bekerja. (RaM)

Gen Z Takeaway

Kabar dari BPS soal penurunan tingkat pengangguran ke 4,75% ini jelas jadi good news buat iklim kerja di Indonesia (progress is progress!). Walau persaingan makin ketat dan sektor informal masih mendominasi kehidupan cari cuan, fakta bahwa ada tambahan 1,44 juta orang yang berhasil dapat kerjaan ngebuktiin kalau roda ekonomi kita masih terus bergerak. Buat kamu yang lagi job hunting, tetap semangat upgrade skillkarena peluang di berbagai sektor masih terbuka lebar.

data bps data bps 2026 Data Badan Pusat Statistik (BPS) Pengangguran Lowongan Pekerjaan

Infografis

Terkini