8 Tahun Penantian Dokter Gia dan Istri Pejuang Garis 2, Intip Prosedur dan Tahapan Bayi Tabung

Editor: Henni Rachma Sari
Senin, 2 November 2026 | 23:35 WIB
8 Tahun Penantian Dokter Gia dan Istri Pejuang Garis 2, Intip Prosedur dan Tahapan Bayi Tabung
Dr. Gia Pratama dan istri. [Instagram dr. gia pratama]

astakom.com, Jakarta - Kabar bahagia menyelimuti keluarga dokter sekaligus kreator konten edukasi kesehatan populer, Gia Pratama. Setelah melewati perjalanan panjang penantian anak selama ratusan purnama, sang istri, Syafira,akhirnya dinyatakan positif hamil.

Kabar penantian bahagia ini dibagikan langsung oleh Dokter Gia lewat akun Instagram pribadinya. Ia membagikan momen emosional saat pertama kali bisa mendengarkan detak jantung calon buah hati mereka.

"Setelah menanti ratusan purnama, detak jantung janin kini terdengar. Perjalanan kami masih panjang. Mohon doanya agar Fira dan si Kecil terus diberi kesehatan sampai persalinan," tulis Gia, dikutip Senin (02/11/2026).

Dokter Gia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada tim dokter spesialis serta tenaga medis yang setia mendampingi perjuangan mereka lewat program In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung.

Mengenal prosedur teknologi IVF yang membantu kesuburan

Program bayi tabung merupakan salah satu bentuk teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology) yang dirancang khusus untuk membantu pasangan dengan kendala kesuburan agar bisa mewujudkan impian memiliki keturunan.

Dikutip dari sejumlah sumber Senin (02/10/2026), berbeda dari proses pembuahan alami yang terjadi di dalam saluran reproduksi wanita, dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas, Profesor Budi Wiweko, membeberkan bahwa pada prosedur IVF,sel telur dan sperma dipertemukan di luar tubuh manusia, yaitu di dalam laboratorium khusus.

Setelah pembuahan berhasil dan embrio berkembang dengan baik, dokter akan menanamkan kembali embrio tersebut ke dalam rahim melalui tindakan pemindahan (embryo transfer).

Dokter yang akrab disapa Iko ini mengingatkan bahwa IVF merupakan ikhtiar medis maksimal manusia, di mana tingkat keberhasilannya dipengaruhi oleh banyak variabel biologis.

"Ini adalah upaya manusia. Kita hanya membantu sedikit sekali, sementara yang mengendalikan tetap Allah," ujar Iko.

Rangkaian tahapan medis utama dalam program bayi tabung

Menjalani program IVF memerlukan beberapa tahapan medis terstruktur demi mengoptimalkan peluang kehamilan.

  1. Stimulasi Hormon dan Pengambilan Sel Telur: Tahap awal dimulai dengan pemberian hormon untuk memicu ovarium memproduksi beberapa sel telur matang sekaligus. Perkembangan sel telur terus dipantau hingga siap diambil melalui tindakan klinis khusus, bersamaan dengan penyiapan sampel sperma. 
  2. Pembuahan di Laboratorium (Konvensional atau ICSI): Sel telur dan sperma kemudian disatukan.Pembuahan bisa dilakukan secara konvensional atau menggunakan teknik intracytoplasmic sperm injection (ICSI), yaitu menyuntikkan satu sperma berkualitas secara presisi langsung ke dalam sel telur. 
  3. Pemantauan Embrio dan Transfer ke Rahim: Perkembangan embrio diamati secara ketat dalam laboratorium. Embrio dengan kualitas terbaik selanjutnya dipindahkan ke dalam rahim calon ibu untuk menjalani proses implantasi alami. 

Faktor keberhasilan dan pentingnya konsultasi medis

Keberhasilan program bayi tabung tidak selalu terjadi instan dalam satu siklus saja. Beberapa faktor penentu yang sangat memengaruhi antara lain usia calon ibu, kualitas sel telur serta sperma, kondisi embrio, hingga kesehatan reproduksi secara menyeluruh.

Oleh karena itu, pemeriksaan medis secara mendalam dan terencana sangat disarankan agar calon orang tua bisa mendapatkan penanganan fertilitas yang paling tepat dan aman. (RaM)

Gen Z Takeaway

Selamat dan ikut senang banget buat Dokter Gia Pratama dan istri yang akhirnya bakal segera menyambut kehadiran si kecil usai penantian panjang 8 tahun (huge congratulations!). Buat para pejuang garis dua yang lagi berjuang lewat jalur medis seperti IVF, tetap semangat, konsisten konsultasi sama pakar, dan selalu bawa dalam doa karena setiap ikhtiar pasti punya jalan terbaiknya sendiri.

gia pratama bayi tabung persalinan Kehamilan

Infografis

Terkini