IndocPolls: Publik Puas Kinerja Hankam 70,4% & Bidang Hukum-Korupsi 62,1% Pemerintahan Presiden Prabowo
astakom.com, Jakarta – Dua tahun melaju di bawah kemudi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, persepsi publik terhadap jalannya roda pemerintahan akhirnya terungkap secara transparan. Rilis hasil survei terbaru dari Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) memotret bagaimana publik menilai kinerja kabinet dalam menavigasi berbagai isu vital—mulai dari stabilitas pertahanan hingga tantangan ekonomi yang kian menantang.
Pertahanan & hukum paling high-vibe
Sektor pertahanan dan keamanan (hankam) sukses menduduki posisi puncak dengan angka kepuasan publik mencapai 70,4 persen. Angka ini menegaskan bahwa langkah strategis pemerintah di bidang keamanan mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat.
Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik menyebutkan keberadaan sosok Presiden Prabowo di pucuk pimpinan memberikan dampak psikologis dan taktis yang signifikan terhadap persepsi publik.
"Latar belakang Prabowo sebagai sosok militer dan pengalamannya menjabat menteri pertahanan berkorelasi terhadap tingginya kepuasan publik di bidang hankam," kata Taufik dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip astakom.com pada Minggu (01/11/2026).
Taufik menambahkan bahwa langkah cepat dalam pembenahan alat utama sistem senjata (alutsista) menjadi salah satu pemicu utama tingginya sentimen positif tersebut. Di masa yang singkat, lanjut Taufik, Prabowo berupaya mengejar ketertinggalan Indonesia dalam pemenuhan Kekuatan Esensial Minimum (MEF) dengan pengadaan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) strategis dan modern.
Tak hanya di lini hankam, rapor hijau juga diraih oleh sektor penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang mencatatkan survei tingkat kepuasan 62,1 persen. Penindakan tegas tanpa tebang pilih menjadi alasan utama di balik angka ini. Di era Prabowo-Gibran, menurut Taufik, berbagai kasus korupsi besar diungkap tanpa pandang bulu, termasuk yang menyasar program andalan Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Stabilitas politik aman, pendidikan ikut keangkat
Selain dua sektor utama di atas, IndocPolls mencatat sejumlah bidang lain yang berada di zona aman kepuasan publik di atas 50 persen:
- Politik dan Stabilitas: 54,3 persen
- Pendidikan dan Kesehatan: 51,9 persen
- Kebudayaan dan Kehidupan Beragama: 50,1 persen
Kendati panggung politik kerap diwarnai dinamika dan friksi, fondasi pemerintahan dinilai tetap solid. Meskipun terjadi guncangan dan gejolak sosial-politik, Taufik berpendapat hal tersebut tidak mengarah pada situasi ketidakstabilan, karena besarnya dukungan dari partai-partai dan berbagai kekuatan politik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Ekonomi 43,8%, lingkungan hidup butuh action plan
Di balik sederet pencapaian positif, survei ini juga menyoroti sektor-sektor yang memerlukan perhatian ekstra dan perbaikan darurat.
Bidang ekonomi mencatatkan angka kepuasan di bawah par, yakni sebesar 43,8 persen. Kondisi makroekonomi dan dinamika pasar keuangan menjadi faktor utama yang memicu ketidakpuasan ini. Taufik menilai lemahnya nilai tukar rupiah, turunnya Indeks Harga Saham Gangguan (IHSG), hingga pergantian pos menteri keuangan setiap tahun menjadi indikator masalah serius di bidang ekonomi yang harus dihadapi Prabowo-Gibran.
Sementara itu, rapor paling merah datang dari sektor lingkungan hidup dan penanganan bencana yang anjlok di angka 31,3 persen.
"Serangkaian bencana yang melanda Indonesia hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sorotan publik. Bahkan, dampaknya dirasakan hingga ke negara-negara tetangga dengan kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian," ujarnya.
Kepuasan akumulatif dan metodologi survei
Jika dirangkum secara keseluruhan, tingkat kepuasan umum publik terhadap dua tahun masa kepemimpinan Prabowo-Gibran berada di angka 57,4 persen. Di antara yang menyatakan kepuasan tersebut, Taufik mengatakan ada 7,3 persen responden yang mengaku sangat puas dipimpin oleh duet Prabowo-Gibran.
Riset atau survei ini dilaksanakan pada rentang waktu 15–20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di seluruh Indonesia melalui metode wawancara tatap muka. Pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,9 persen. (aNs)
Gen Z Takeaway
Spill fact check 2 tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran versi survei IndocPolls (15-20 Oktober 2026): sektor hankam (70,4%) dan penegakan hukum (62,1%) sah dapat predikat slay & high-vibe berkat modernisasi alutsista plus sikat korupsi tanpa pandang bulu, bikin kepuasan total tembus 57,4%—meski sektor ekonomi (43,8%) dan lingkungan (31,3%) wajib kena evaluasi karena kepung isu rupiah loyo sampai kabut asap karhutla yang bikin red flag.









