Bermula dari Kunjungan Presiden Ke Turki, Begini Sejarah Patung Arjuna Wijaya yang Punya 8 Kuda Tembaga
astakom.com, Jakarta – Patung Kuda yang berdiri di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, ternyata memiliki nama resmi Patung Arjuna Wijaya. Karya seni yang dibuat oleh I Nyoman Nuarta ini menyimpan sejumlah informasi menarik, mulai dari sejarah pembuatannya hingga filosofi yang diwakili oleh delapan kuda dalam komposisinya.
Informasi mengenai karya tersebut tercatat dalam keterangan resmi Galeri Nasional Indonesia dikutip pada Senin, (26/10/2026). Selain menjadi salah satu penanda kawasan pusat Jakarta, Patung Arjuna Wijaya juga memiliki detail artistik yang bisa dikenali dari figur, bahan, dan ukurannya.
Dibuat oleh I Nyoman Nuarta pada 1987
Patung Arjuna Wijaya merupakan karya seniman I Nyoman Nuarta yang dibuat pada 1987. Patung ini menggunakan tembaga dengan teknik cor.
Keterangan resmi pada Galeri Nasional Indonesia juga mencatat bahwa gagasan pembuatan monumen tersebut berkaitan dengan kunjungan Presiden Soeharto ke Turki pada 1987. Dalam kunjungan itu, ia melihat monumen yang mengangkat cerita sejarah di jalan-jalan utama. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan menjadi monumen dengan tema kisah kepahlawanan Nusantara.
Dalam proses pengerjaannya, sekitar 40 seniman turut terlibat di Bandung.
Delapan kuda dan filosofi Asta Brata
Patung Arjuna Wijaya menampilkan kereta perang yang ditarik delapan ekor kuda. Komposisinya juga memperlihatkan sejumlah figur yang menjadi bagian dari kisah yang diangkat dalam karya tersebut.
Delapan kuda itu berkaitan dengan filosofi Asta Brata, yaitu delapan ajaran mengenai kepemimpinan. Makna ini menjadi salah satu unsur penting yang membuat Patung Arjuna Wijaya tidak hanya menonjol dari sisi visual, tetapi juga memiliki pesan filosofis.
Fakta ukuran dan lokasi Patung Arjuna Wijaya
Selain sejarah dan filosofi, Galeri Nasional Indonesia mencatat sejumlah detail fisik karya ini, yaitu:
- Seniman: I Nyoman Nuarta
- Tahun karya: 1987
- Bahan: Tembaga dengan teknik cor
- Tinggi figur kuda: 2,87 meter
- Tinggi figur Arjuna: 2 meter
- Panjang patung: 25,77 meter
- Ukuran pedestal: lebar 2,8 meter dan panjang 25,8 meter
- Lokasi: Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat
- Pemilik: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
- Pengelola: Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta
Dokumentasi resmi Berita Jakarta juga mencatat kegiatan pembersihan Patung Arjuna Wijaya pada 16 Agustus 2022. Informasi tersebut menunjukkan bahwa monumen ini turut menjadi bagian dari pemeliharaan ruang publik di ibu kota. (deA/RaM)
Gen Z Takeaway
Patung Kuda di Jakarta bukan sekadar monumen yang sering dijumpai di kawasan pusat kota. Nama resminya adalah Patung Arjuna Wijaya, karya I Nyoman Nuarta yang dibuat pada 1987. Detail delapan kuda dan filosofi Asta Brata menjadi bagian dari identitas karya seni tersebut.









