Bukan Cuma Hiasan Jalan, Ini Cerita Unik di Balik Pembangunan Patung Diponegoro Menteng

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 27 Oktober 2026 | 02:07 WIB
Bukan Cuma Hiasan Jalan, Ini Cerita Unik di Balik Pembangunan Patung Diponegoro Menteng
Spill Sejarah Patung Diponegoro di Menteng, Pernah Dikenal dengan Nama Taman Kartini (Dok. Distamhut)

astakom.com, Jakarta – Patung Pangeran Diponegoro yang berdiri di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, bukan sekadar ornamen kota. Di balik sosok pahlawan yang digambarkan menunggang kuda tersebut, ada cerita tentang perubahan identitas taman, proses pembangunan patung, hingga penataan ruang hijau di tengah kesibukan ibu kota.

Melansir dari keterangan resmi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta dikutip pada Senin, (26/10/2026), pembangunan patung ini diprakarsai dan didukung melalui sumbangan PT Ciputra Group. Karya tersebut dibuat oleh pematung Munir Pamuntjak dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso, pada 6 Desember 2005.

Lantas, apa saja fakta menarik di balik Patung Diponegoro dan taman yang menjadi salah satu sudut kawasan Menteng ini?

Fakta sejarah Patung Diponegoro

Ada sejumlah informasi penting tentang patung dan taman ini yang tercatat dalam keterangan resmi pemerintah daerah.

  • Nama taman: Taman Patung Diponegoro Menteng.
  • Pematung: Munir Pamuntjak.
  • Pihak yang memprakarsai pembangunan: PT Ciputra Group.
  • Tanggal peresmian: 6 Desember 2005.
  • Peresmian oleh: Sutiyoso, Gubernur DKI Jakarta saat itu.
  • Luas taman: 2.736 meter persegi.
  • Bentuk patung: Menggambarkan Pangeran Diponegoro sedang menunggang kuda.

Informasi tersebut menjadi bagian dari riwayat taman yang kini dikenal melalui keberadaan patung Pangeran Diponegoro.

Sebelum dikenal sebagai Taman Patung Diponegoro

Ada cerita lain dari taman ini. Dalam keterangan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, kawasan tersebut sebelumnya dikenal dengan keberadaan patung seorang perempuan yang diidentikkan dengan R.A. Kartini. Patung itu kini ditempatkan di Taman Medan Merdeka.

Keterangan tersebut memperlihatkan bahwa tampilan taman mengalami perubahan seiring waktu. Saat ini, patung Pangeran Diponegoro yang menunggang kuda menjadi elemen visual utama di kawasan tersebut.

Lokasi dan tampilan taman

Taman Patung Diponegoro terletak di depan Gedung Bappenas, tepatnya di pertemuan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Area ini berupa pulau jalan yang berfungsi membagi sirkulasi lalu lintas sehingga taman tersebut juga dikenal sebagai Taman Bappenas.

Selain patung, penataan tanaman turut menjadi bagian dari karakter taman. Berikut beberapa detail yang tercantum dalam keterangan resmi pemerintah daerah:

  • Lokasi: Pertemuan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
  • Area di sekitarnya: Gedung Bappenas dan Taman Suropati.
  • Luas taman: 2.736 meter persegi.
  • Tanaman yang mendominasi: Ubi jalar (Ipomoea sp.) dengan daun berwarna hijau cerah.
  • Tampilan: Tanaman semak dan bunga rambat, dengan warna hijau serta jingga yang disebut mendominasi bagian pinggir taman.

Kombinasi tanaman tersebut menjadi bagian dari penataan visual ruang hijau di tengah lalu lintas kendaraan di kawasan Menteng. (deA/RaM)

Gen Z Takeaway

Patung Diponegoro di Menteng menyimpan cerita lebih dari sekadar monumen di tepi jalan. Mulai dari sosok pematung, peresmian pada 2005, hingga riwayat taman yang pernah dikaitkan dengan patung Kartini, semuanya menjadi bagian dari perjalanan ruang publik di Jakarta Pusat.

Patung Pangeran Diponegoro Sejarah Patung Sejarah Patung Diponegoro Sejarah Patung di Jakarta

Infografis

Terkini