Kemenkes Catat 314.124 Kasus ISPA di Wilayah Karhutla, Sumsel Tertinggi

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:33 WIB
Kemenkes Catat 314.124 Kasus ISPA di Wilayah Karhutla, Sumsel Tertinggi
Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta, Selasa (17/6/2026). [astakom/M Syauqi Amrullah]

astakom.com, Jakarta – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat mencapai 314.124 kasus secara kumulatif hingga selasa, (20/10/2026). Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut dihimpun selama periode 20 Agustus hingga 20 Oktober 2026, mencakup tujuh provinsi dan 65 kabupaten/kota.

Dari total tersebut, sebanyak 70.890 kasus dialami anak berusia 0–5 tahun. Sementara itu, 243.234 kasus lainnya tercatat pada kelompok usia di atas lima tahun. Dengan rincian tersebut, kelompok usia di atas lima tahun mencakup sekitar 77,4 persen dari keseluruhan kasus, sedangkan anak usia 0–5 tahun sekitar 22,6 persen.

Selain angka kumulatif, Kemenkes juga mencatat 3.269 kasus ISPA pada 20 Oktober 2026. Data harian tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak karhutla.

Sumatera Selatan mencatat kasus ISPA tertinggi

Berdasarkan rincian data Kemenkes yang diberitakan pada 21–22 Oktober 2026, Sumatera Selatan mencatat jumlah kasus ISPA tertinggi, yakni 82.177 kasus. Kalimantan Selatan menyusul dengan 78.894 kasus.

Berikutnya, Kalimantan Barat mencatat 55.686 kasus, disusul Riau sebanyak 36.433 kasus. Sementara itu, Kalimantan Timur melaporkan 27.688 kasus dan Kalimantan Tengah sebanyak 26.740 kasus.

Enam provinsi tersebut merupakan wilayah yang jumlah kasusnya dirinci dalam pemberitaan. Karena laporan mencakup tujuh provinsi, angka dari enam wilayah ini belum mewakili keseluruhan sebaran kasus ISPA yang tercatat Kemenkes.

Gangguan kesehatan lain turut dipantau

Selain ISPA, laporan Kemenkes mengenai kondisi kesehatan di wilayah terdampak karhutla juga mencakup sejumlah gangguan lain, antara lain pneumonia, diare akut, penyakit kulit, gangguan mata, influenza-like illness (ILI) atau penyakit dengan gejala menyerupai influenza, serta heat stroke atau sengatan panas.

Dalam rincian yang diberitakan, Kalimantan Tengah mencatat 1.400 kasus pneumonia, sedangkan Kalimantan Barat melaporkan 4.314 kasus diare akut. Di Riau, laporan juga mencakup 720 kasus penyakit kulit, 232 kasus gangguan mata yang ditangani puskesmas, serta 52 kasus heat stroke.

Angka-angka tersebut merupakan catatan untuk jenis gangguan kesehatan yang berbeda dari jumlah kumulatif ISPA. Karena itu, jumlahnya tidak dapat langsung digabungkan menjadi satu total penderita tanpa memperhatikan kategori dan metode pendataan masing-masing.

Kemenkes siapkan dukungan layanan kesehatan

Dalam penanganan dampak kesehatan karhutla, Kemenkes juga melaporkan penyediaan 477 rumah oksigen di puskesmas, rumah sakit, dan lokasi lainnya. Berdasarkan data yang disampaikan pada 21 Oktober 2026, fasilitas tersebut tersebar di sejumlah wilayah, dengan 295 unit di Kalimantan Tengah, 127 unit di Kalimantan Selatan, dan 35 unit di Kalimantan Barat.

Selain penyediaan rumah oksigen, pemerintah turut memperkuat kesiapan layanan kesehatan di daerah terdampak. Dukungan tersebut mencakup pelayanan kesehatan dan distribusi logistik medis untuk membantu penanganan warga yang mengalami gangguan kesehatan.

Informasi mengenai jumlah kasus, sebaran wilayah, dan kesiapan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari pemantauan dampak karhutla terhadap masyarakat. Perkembangan data berikutnya tetap diperlukan untuk melihat perubahan situasi kesehatan di daerah terdampak. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla mencapai 314.124 kasus secara kumulatif hingga 20 Oktober 2026. Sumatera Selatan mencatat angka tertinggi di antara enam provinsi yang dirinci, sementara 70.890 kasus dialami anak berusia 0–5 tahun. Di sisi lain, Kemenkes turut melaporkan gangguan kesehatan lain dan menyiapkan dukungan layanan, termasuk rumah oksigen, untuk wilayah terdampak.

Kemenkes Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Kasus ISPA ISPA Karhutla Asap Karhutla Dampak Karhutla Kesehatan

Infografis

Terkini