Presiden Prabowo ke Para Gubernur: Pemimpin Berhasil Itu Pas Datang, Rakyat Senyum

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:14 WIB
Presiden Prabowo ke Para Gubernur: Pemimpin Berhasil Itu Pas Datang, Rakyat Senyum
Presiden Prabowo Subianto berpidato di acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). [Dok. Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]

astakom.com, Jakarta -  Pernyataan emosional dan penuh komitmen disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026). Di hadapan para kepala daerah, Kepala Negara menegaskan bahwa ia lebih memilih untuk tidak menjabat sebagai presiden ketimbang melihat masyarakat Indonesia terus berada dalam jerat kemiskinan.

Presiden Prabowo menekankan bahwa tujuan utamanya memimpin negara adalah demi memastikan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Mengaku malu jadi presiden kalau rakyat tak sejahtera

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan isi hatinya secara terbuka terkait tanggung jawab besar yang diembannya sebagai pimpinan tertinggi negara. Ia menegaskan tidak menginginkan jabatan jika tidak mampu membawa perubahan nyata bagi taraf hidup masyarakat.

"Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera. Saya tidak mau jadi presiden, rakyat saya miskin terus, saya tidak mau jadi presiden. Malu saya. Lebih baik saya enggak jadi presiden," tegas Presiden Prabowo, Kamis (22/10/2026).

Pernyataan ini meluncur saat Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menyatukan visi dan tidak perlu cemas mengenai alokasi anggaran dari pusat.

Presiden Prabowo pastikan aliran dana pusat bakal makin deras

Presiden Prabowo menepis kekhawatiran para gubernur dan bupati terkait potensi pemotongan dana transfer ke daerah. Ia justru memberikan jaminan bahwa kucuran anggaran dari pemerintah pusat ke kabupaten dan provinsi di era kepemimpinannya akan melonjak signifikan dibanding era sebelumnya.

Langkah ini diambil demi memutar roda perekonomian nasional secara merata, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya berpusat di ibu kota tetapi juga bergerak masif dari daerah.

"Bukan kita kurangi uang di kabupatenmu. Nanti saya buktikan, uang yang mengalir ke kabupatenmu, provinsi mu, itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada saya sebelum ini. Dan tahun yang akan datang, saya yakini, akan lebih banyak lagi kita salurkan. Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat rakyat. Tujuan kita rakyat sejahtera," jelas Presiden.

Tolok ukur keberhasilan pemimpin

Guna memotivasi para pimpinan daerah, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh gubernur dan bupati agar menjadikan kebahagiaan serta kesejahteraan warga sebagai indikator utama keberhasilan kepemimpinan mereka.

Menurut Presiden, kebanggaan sejati seorang pemimpin bukanlah terletak pada jabatan atau formalitas, melainkan saat melihat masyarakat merasa puas dan tersenyum atas kehadiran pemerintah.

"Kebanggaan kita, para gubernur semua, kebanggaanmu para bupati, kebanggakan kalian sebagai pemimpin rakyat, kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya senyum. Nah itu kebanggakan kalian," pungkas Presiden Prabowo. (RaM)

Gen Z Takeaway

Prabowo gak main-main soal urusan Kesejahteraan rakyat, sampai ngaku malu kalau cuma jadi presiden tapi rakyatnya masih susah! Dalam pidatonya di Rakornas TPAKD pada Kamis (22/10/2026), Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan janji bakal kucurin dana transfer ke daerah jauh lebih gede di tahun depan demi menggerakkan ekonomi dari bawah. Prabowo pun mewanti-wanti para gubernur dan bupati biar tolok ukur kesuksesan mereka itu simpel: pas turun ke lapangan, rakyat beneran senyum bahagia karena hidupnya makin sejahtera.

Presiden Prabowo Subianto Rakornas TPKAD 2026 Kepala Daerah

Infografis

Terkini