2 Tahun Presiden Prabowo: Menteri Rosan Sebut  Investasi Tembus Rp3.923,2 T, Buka 5 Juta Lebih Lapangan Kerja

Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:01 WIB
2 Tahun Presiden Prabowo: Menteri Rosan Sebut  Investasi Tembus Rp3.923,2 T, Buka 5 Juta Lebih Lapangan Kerja
Presiden Prabowo Subianto memanggil menteri ekonomi, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Capaian mentereng kembali dicetak di sektor perekonomian Indonesia! Selama dua tahun berjalannya roda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, realisasi investasi nasional tercatat sukses menembus angka fantastis Rp3.923,2 triliun dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 5.485.944 orang.

Rincian capaian masif tersebut dibeberkan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani saat memberikan keterangan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (19/10/2026). Rosan menjelaskan bahwa perhitungan dua tahun kepemimpinan ini dihitung sejak triwulan IV 2024, dilanjutkan tahun penuh 2025, hingga triwulan III 2026.

Luar Jawa kuasai porsi investasi, PMDN & PMA beda tipis

Dari sisi pemerataan pembangunan, raihan investasi di luar Pulau Jawa terbukti jauh lebih dominan ketimbang di dalam Jawa. Investasi luar Jawa mencatatkan angka sebesar Rp2.031 triliun atau menyumbang 51,8 persen dari total investasi nasional, sedangkan wilayah Jawa berada di angka Rp1.892,2 triliun (48,2 persen).

Sementara itu, untuk komposisi modal, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sedikit unggul tipis dengan raihan Rp1.998,7 triliun (50,9 persen) dibandingkan Penanaman Modal Asing (PMA) yang mengantongi Rp1.924,5 triliun (49,1 persen).

Kejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen, Bappenas patok investasi Rp13.032,8 triliun hingga 2029

Demi menggenjot target pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada tahun 2029 mendatang, Kementerian PPN/Bappenas telah menetapkan kebutuhan total investasi nasional sebesar Rp13.032,8 triliun hingga akhir masa jabatan.

Rosan bersyukur sejauh ini target-target berkala yang diberikan oleh Bappenas kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi berhasil dieksekusi dengan sangat baik dan selalu melampaui ekspektasi.

Strategi ‘jemput bola' demi genjot hilirisasi & industrialisasi nasional

Menatap peluang ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas iklim investasi melalui penguatan iklim usaha, percepatan hilirisasi, serta industrialisasi nasional.

Rosan menegaskan pentingnya strategi aktif 'jemput bola' serta mau mendengar masukan dari para pelaku usaha agar investasi yang masuk benar-benar membawa dampak signifikan bagi penguatan industri dalam negeri.

“Tentunya kita juga harus senantiasa jemput bola dan mendengarkan juga masukan, inputan agar iklim investasi kita, iklim industri kita ini makin meningkat karena memang yang kita inginkan dari investasi yang masuk adalah ujungnya industrialisasi ya, hilirisasi di antaranya kemudian industrialisasi,” tutur Rosan. (RaM)

Gen Z Takeaway

Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo bener-bener bawa angin segar buat perekonomian! Lewat laporan Menteri Investasi Rosan Roeslani di Istana Merdeka (19/10/2026), investasi nasional periode Q4 2024 sampai Q3 2026 sukses tembus Rp3.923,2 triliun dan nyerap 5,4 juta tenaga kerja lebih. Menariknya, pembangunan luar Jawa makin merata (51,8%) dan demi kejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen di 2029, pemerintah makin gencar 'jemput bola' demi dorong hilirisasi dan industrialisasi dalam negeri.

PresidenPrabowo 2 Tahun Presiden Prabowo Investasi Lapangan Kerja Ciptakan lapangan kerja penciptaan lapangan kerja Rosan Roeslani Presiden Prabowo

Infografis

Terkini