Profil Letjen Iwan Setiawan, Jenderal Kopasus Jabat Pangkostrad Baru Pernah Taklukkan Everest
astakom.com, Jakarta - Letjen TNI Iwan Setiawan resmi dapetin amanah baru sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Pergantian posisi ini dikonfirmasi langsung sama Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
"Iya, (Pangkostrad) sudah (ganti). Pak Iwan," kata Maruli.
Iwan resmi menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Maruli juga membantah kalau rotasi ini ada sangkut pautnya sama bursa pergantian calon Panglima TNI.
"Kemarin baru ada surat, bareng dengan pangdam baru," ujarnya.
Menurut Maruli, pergeseran posisi di tubuh TNI itu hal yang wajar banget buat penyegaran organisasi, apalagi Fadjar udah dua tahun menjabat.
"Oh enggak, biasa kan organisasi, sudah bertugas dua tahun. Kita biasa di pergantian," tutur Maruli.
Rekam jejak panjang dari Kopassus hingga Pussenif
Sebelum duduk di kursi Pangkostrad, lulusan Akademi Militer 1992 kecabangan Infanteri ini menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD sejak Januari 2025 menggantikan Letjen TNI Teguh Muji Angkasa. Perjalanan kariernya di militer emang nggak main-main.
Iwan menghabiskan banyak masa dinas awal di lingkungan Kopassus, mulai dari Danunit Grup 2/Parako, Dansubtim 5/2/13 Grup 1/Parako, Dantim 5/2/13 Grup 1/Parako, Danki 1/13 Grup 1/Parako, Palat Sima Denma Grup 1/Parako, Kasi 2/Ops Grup 1/Parako, Wadanyon 12 Grup 1/Parako, Dansekomando Pusdikpassus, Danyon 22/Grup 2, sampai Wadan Grup 2/Parako Kopassus.
Pengalaman dinasnya makin luas pas dipercaya jadi Danbrigif 22/Ota Manasa pada 2012, Asops Kasdam IV/Diponegoro setahun setelahnya, lalu memimpin Pusdikpassus, Danrindam Jaya, Danrem 052/Wijayakrama, Danrem 173/Praja Vira Braja pada 2020, hingga Waaslat Kasad Bidang Kermamil pada 2021.
Kariernya makin melesat pas dipercaya jadi Danjen Kopassus pada 2022 dengan pangkat Mayor Jenderal, lanjut jadi Pangdam XII/Tanjungpura pada April 2023 menggantikan Mayjen TNI Sulaiman Agusto, sebelum akhirnya ngurusin pembinaan kecabangan di Pussenif sampai pertengahan 2026.
Aksi epik taklukkan atap dunia
Nggak cuma mentereng di rekam jejak jabatan, nama Iwan Setiawan udah bikin bangga Indonesia sejak muda. Pas masih berpangkat Lettu dan berusia 29 tahun, dia lolos seleksi super ketat Tim Ekspedisi Everest 1997 bentukan Prabowo Subianto.
Lewat porsi latihan berat di Gunung Gede, Pangrango, hingga Nepal, Iwan yang dipercaya memimpin tim dari sisi selatan bareng Pratu Asmujiono dan Sersan Misirin sukses menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia tersebut dan mengibarkan bendera Merah Putih. (RaM/aNs)
Gen Z Takeaway
Pencapaian Letjen Iwan Setiawan ini bener-bener definisi main character sejati yang level up-nya nggak kaleng-kaleng, dari aksi nekat kibarin Merah Putih di puncak Everest pas umur 20-an sampai sukses ngisi posisi-posisi krusial kaya Danjen Kopassus, Pangdam XII/Tanjungpura, Danpussenif, dan sekarang resmi dapet restu jadi Pangkostrad anyar, ngebuktiin kalo proses panjang dan konsistensi kariernya emang menyala banget.









