BPOM Temukan Rokok Elektronik Banyak Gunakan Rasa Buah, Target Generasi Muda?

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 15 September 2026 | 05:08 WIB
BPOM Temukan Rokok Elektronik Banyak Gunakan Rasa Buah, Target Generasi Muda?
Ilustrasi Rokok Elektronik Berbagai Rasa Buah [Astakom/AI]

astakom.com, JakartaRokok elektronik makin punya banyak pilihan rasa dan tampilan. Hasil pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan, sebagian produk yang ditemukan menggunakan perisa buah dan buah dingin yang dinilai dekat dengan selera anak-anak dan remaja.

Dalam pilot project pengawasan di tingkat ritel, BPOM mencatat 61,06 persen rokok elektronik yang diamati menggunakan perisa buah dan buah dingin, termasuk stroberi dan mangga. Temuan ini menjadi perhatian karena produk juga ditemukan dalam bentuk yang tidak selalu terlihat seperti rokok elektronik.

Melansir dari media nasional pada Senin, (14/09/2026), Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu, Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM Nova Emelda menyampaikan temuan tersebut dalam diskusi bersama media di Jakarta.

Rasa buah jadi 

Menurut Nova, pilihan aroma menjadi salah satu hal yang diperhatikan BPOM karena cukup banyak produk yang menggunakan karakter rasa buah.

“Jadi, sebagian besar di atas 50 persen, 61 persen tuh aroma buah, aroma yang disukai oleh anak-anak, oleh remaja. Jadi kayak model rasa stroberi, rasa mangga,” ujar Nova dalam diskusi bersama media di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Angka yang dicatat dalam pilot project tersebut mencapai 61,06 persen untuk produk dengan perisa buah dan buah dingin. Beberapa contoh yang disebut BPOM adalah rasa stroberi dan mangga.

Tampilannya bisa bikin terkecoh

Bukan cuma soal rasa, bentuk rokok elektronik juga menjadi perhatian. BPOM menemukan produk yang tampilannya dibuat menyerupai benda yang biasa ditemui dalam aktivitas sehari-hari.

“Ada yang bentuknya kayak pulpen, ada yang kayak spidol. Jadi kebanyakan kalau dibawa ke sekolah, guru aja enggak tau kalau itu adalah rokok elektronik atau orang tua di rumah kita enggak tahu kalau itu rokok elektronik,” katanya.

Menurut Nova, bentuk seperti itu bisa membuat produk tidak langsung dikenali sebagai rokok elektronik oleh guru maupun orang tua.

Pengawasan sudah punya aturan

BPOM menyebut pengawasan produk tembakau dan rokok elektronik telah memiliki dasar regulasi. Salah satunya Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pengawasan Produk Tembakau dan Rokok Elektronik.

Ada pula Peraturan BPOM Nomor 19 Tahun 2025 yang mengubah Peraturan BPOM Nomor 9 Tahun 2024 tentang pedoman tindak lanjut hasil pengawasan obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif.

Untuk mendukung pengawasan, BPOM juga memiliki BPOMWatch. Platform tersebut digunakan untuk memfasilitasi produsen dan importir dalam melaporkan kadar nikotin serta contoh kemasan produk. (deA/aNs)

Gen Z takeaway

Rokok elektronik yang ditemukan BPOM ternyata bukan cuma hadir dengan banyak rasa. Ada juga produk yang tampilannya sekilas bisa mirip barang sehari-hari. Jadi, mengenali bentuk dan karakteristiknya tetap penting, terutama di lingkungan anak dan remaja.

rokok elektronik (vape) Rokok Elektronik BPOM Badan Pengawasan Obat dan Makanan Gen Z

Infografis

Terkini