BNPB: Distribusi Bantuan Gempa NTT Capai 2.178 Ton, Verifikasi Kerusakan Sudah 70 Persen
Reporter: Selvi Anggriani
astakom.com, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan penanganan pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ribuan ton bantuan mulai cair
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan distribusi bantuan logistik untuk wilayah terdampak hingga saat ini telah mencapai 2.178 ton.
“Untuk distribusi bantuan yang sudah disalurkan, jumlahnya sebesar 2.178 ton. Ini terbagi dalam beberapa wilayah,” ujar Berton dalam konferensi pers update penanganan bencana alam di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Sebaran logistik udara & darat
Menurut dia, bantuan tersebut antara lain didistribusikan melalui Labuan Bajo sebanyak 1.379 ton dan Maumere sebanyak 664 ton. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke sejumlah wilayah lain, termasuk Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.
BNPB mencatat, distribusi bantuan tersebut dilakukan melalui jalur udara dan darat untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa.
Data BNPB per 9 September 2026 mencatat total bantuan yang didistribusikan dari Bandara Halim Perdanakusuma sejak 15 Agustus hingga 9 September mencapai 2.178 ton.
Proses verifikasi capai 70%
Di sisi lain, proses pendataan dan verifikasi kerusakan akibat gempa masih berlangsung.
“Saat ini tim kami juga sedang melakukan verifikasi kerusakan. Kami sudah mendapatkan informasi bahwa proses ini terus berkembang dan telah mencapai sekitar 70 persen,” kata Berton.
Target kelar minggu depan
BNPB berharap proses pendataan tersebut dapat dirampungkan dalam waktu dekat. “Kami berharap minggu depan pendataan sudah selesai,” pungkasnya. (Sea/nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Fast response banget! BNPB gerak cepat nyalurin ribuan ton logistik lewat udara dan darat biar warga NTT terisolir tetep aman. Plus, verifikasi rumah rusak udah mau rampung—artinya proses rekonstruksi dan bantuan pemulihan bakal makin deket. Stay strong, NTT!









