Harga CPO Ngegas, El Nino dan Eskalasi Timur Tengah Bikin Pasar Waspada

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 9 September 2026 | 06:08 WIB
Harga CPO Ngegas, El Nino dan Eskalasi Timur Tengah Bikin Pasar Waspada
Harga CPO Ngegas, El Nino dan Eskalasi Timteng Bikin Pasar Waspada [bpdp.or.id]

astakom.com, Jakarta - Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) terus menguat dan menjadi penguatan dalam tiga hari berturut-turut pada perdagangan pasar di hari Selasa (08/09/2026). Kenaikan ini dipicu sama kekhawatiran terhadap risiko cuaca yang bisa mengganggu produksi.

Selain itu, naiknya harga CPO ini diikuti dan terdorong oleh penguatan harga minyak kedelai. 

Kontrak CPO diketahui paling aktif buat pengiriman November di Bursa Malaysia Derivatives Exchange yang naik 0,74 persen menjadi 5.015 ringgit Malaysia ter ton, dalam data yang tercatat siang hari tadi.

Khawatir dampak El Nino

Dikutip dari Reuters, naiknya harga di pasar berlanjut menguat akibat kekhawatiran cuaca anomali El Nino.

"Pasar bergerak menguat karena kekhawatiran cuaca akibat El Nino yang terus berlanjut, ditambah penguatan harga minyak kedelai," kata trader proprietary di perusahaan perdagangan berbasis di Kuala Lumpur, Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, dikutip dari Reuters pada Selasa (08/09/2026).

Dia juga menilai kalau di level support harga CPO ada di 4.900 ringgit. Sementara resistancenya ada di 5.080 ringgit.

Harga minyak nabati lain terkerek naik

Di bursa Dalian, kontrak minyak kedelai yang paling aktif naik sebanyak 0,46 persen sedangkan kontrak minyak sawit menguat 1,6 persen.

Selanjutnya untuk harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade meningkat sebanyak 0,88 persen. Harga CPO turut mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaingnya. Hal ini terjadi karena komoditas itu terus bersaing buat dapat pangsa di pasar minyak nabati global.

Naiknya harga minyak dunia

Nggak cuma itu, naiknya harga CPO ini digadang-gadang dipicu sama harga minyak mentah dunia yang terus menguat akibat eskalasi di Timur Tengah yang masih memanas.

Ketegangan yang terjadi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan. Kenaikan harga minyak mentah berjanga bikin CPO jadi bahan baku biodiesel yang lebih menarik. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Harga CPO lanjut ngacir tiga hari beruntun dan kini tembus 5.015 ringgit/ton. Penguatan ini didorong kekhawatiran cuaca akibat El Nino yang bisa mengganggu produksi, ditambah harga minyak kedelai dan minyak mentah dunia yang ikut naik. Situasi geopolitik Timur Tengah juga bikin CPO makin menarik sebagai bahan baku biodiesel.

Harga CPO Harga minyak sawit mentah harga minyak mentah harga minyak dunia naik cpo ekspor CPO

Infografis

Terkini