Gas Koordinasi! Langkah Indonesia dan ASEAN Hadapi Tantangan Asap Lintas Negara

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 5 September 2026 | 19:30 WIB
Gas Koordinasi! Langkah Indonesia dan ASEAN Hadapi Tantangan Asap Lintas Negara
Karhutla di Pekanbaru, Riau, Senin (31/08/2026). [Lanud Roesmin Nurjadin]

astakom.com, Jakarta - Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, baru aja spill kalau Indonesia lagi intens koordinasi bareng negara-negara ASEAN yang kena dampak kabut asap karhutla. Soalnya, asap imbas karhutla di Kalimantan dan Sumatra ini beneran crossing boundaries sampai ngerusak kualitas udara di negara tetangga.

Nabyl menegaskan kalau Indonesia bakal terus utamain kerja sama dan jaga hubungan bilateral yang harmonis, terutama pas ngadepin isu lingkungan yang dampaknya cross-border gini.

Doi ngeklaim, penanganan kabut asap ini udah dijalani Indonesia secara konsisten lewat mekanisme Agreement on Transboundary Haze Pollution.

Fyi, Sekretariat ASEAN (ASEC) selaku kantor interim ACC THPC udah menaikkan status jadi Siaga 3 di level kawasan sejak 26 Agustus 2026.

Gara-gara status siaga bencana ini, ASEC langsung menginstruksikan seluruh negara ASEAN buat setoran laporan situasi (SITREP) harian—lengkap bareng peta trajektori asap—ke semua negara anggota. Nabyl memastikan Indonesia udah comply dan ngejalani semua prosedur wajib status Siaga 3 ini.

Aksi wajib yang lagi dijalani Indonesia antara lain:

  • Proaktif setor data: Rajin melaporkan titik panas, kondisi lingkungan, pergerakan asap, sampai updatepenanggulangan karhutla ke ASEC.
  • Routine meeting: Gelar pertemuan berkala buat ngebahas isu asap plus koordinasi langkah selanjutnya.

Berdasarkan data Sipongi Kemenhut per 1 September 2026, lonjakan hotspot emang lagi spiking banget:

  • Kalimantan Barat: 273 → 859 titik
  • Kalimantan Tengah: 253 → 623 titik
  • Sumatera Selatan: 20 → 89 titik
  • Kalimantan Selatan: 22 → 73 titik
  • Jambi: 0 → 4 titik
  • Riau: Tetap di angka 0 titik

Dampak asap karhutla ini dilaporkan udah meluas banget sampai ke Sabah, Sarawak, Singapura, Brunei, bahkan sampai ke Manila, Filipina. (RaM)

Gen Z Takeaway

Intinya, Indonesia lagi fast-response bareng ASEAN buat ngatasin kabut asap karhutla di Kalimantan dan Sumatra yang crossing boundaries sampai ke Singapura, Brunei, bahkan Manila. Lewat skema Agreement on Transboundary Haze Pollution dan status Siaga 3 kawasan sejak 26 Agustus 2026, Kemlu RI confirm kalau kita udah comply jalani prosedur wajib—mulai dari rutin spill data titik panas (yang emang lagi spiking parah di Kalbar dan Kalteng per 1 September 2026) sampai setset gelar rapat berkala demi jaga kualitas udara dan hubungan bilateral bareng negara tetangga.

Karhutla Karhutla Riau ASEAN Kebakaran Hutan dan Lahan

Infografis

Terkini