Worth It! Presiden Prabowo Spill Molinas Bisa Menghemat Biaya Operasional 50-70 Persen

Penulis: Shintya
Editor: A. Cuwantoro
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:08 WIB
Worth It! Presiden Prabowo Spill Molinas Bisa Menghemat Biaya Operasional 50-70 Persen
Worth It! Presiden Prabowo Spill Molinas Bisa Menghemat Biaya Operasional 50-70% [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto ngespill kalau penggunaan Motor Listrik Nasional bisa membuat Indonesia hemat biaya operasional. Berdasarkan perhitungan pemerintah, biaya menggunakan motor listrik menekan biaya operasional mencapai at least 50% dan bahkan 70%.

"Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan motor bensin, penghematannya minimal 50%. Pengeluaran untuk sehari-hari bergerak itu minimal 50%, bahkan bisa sampai 70%," kata Presiden Prabowo saat peluncuran motor listrik nasional atau Molinas di Pabrik produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), yang digelar di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, baru baru ini.

Presiden Prabowo menilai efisiensi itu bakal jadi daya tarik bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Apalagi pemerintah juga lagi siapin berbagai skema pembiayaan supaya motor listrik bisa lebih affordable.

Presiden Prabowo juga bilang kalau pemerintah bakal mengupayakan penurunan bunga kredit kendaraan listrik, bahkan membuka peluang penghapusan uang muka (down payment/DP) supaya memperluas akses masyarakat terhadap Molinas.

Pangkas ketergantungan impor BBM

Selain mendorong penggunaan kendaraan listrik, Presiden Prabowo juga menegaskan langkah transisi ini merupakan bagian dari strategi pemerintah buat memperkuat ketahanan energi nasional.

Presiden juga bilang kalau Indonesia masih mengeluarkan devisa sekitar USD28 miliar hingga USD30 miliar setiap tahun untuk impor bahan bakar minyak. Karena itu, pemerintah ingin mempercepat transisi menuju kendaraan listrik agar ketergantungan terhadap energi impor bisa ditekan.

“Kita mengirim uang dolar untuk BBM kita melebihi kadang-kadang USD30 miliar. Kita bertekad ini kita kurangi. Dengan solar, sekarang B50 kita sudah mengurangi, bahkan seharusnya tidak impor lagi diesel dari luar,” kata Prabowo ketika meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas), Kamis (13/8/2026).

Spill penerapan carbon tax

Presiden Prabowo juga mengingatkan kalau tren global sekarang mulai mengarah pada pembatasan kendaraan berbahan bakar fosil. Menurutnya, sejumlah kota besar di dunia udah menerapkan berbagai kebijakan untuk membatasi penggunaan kendaraan bermesin bensin, termasuk melalui penerapan carbon tax.

"Dan nanti mungkin karena ini sudah kebutuhan dunia, jadi ada namanya carbon tax. Di kota-kota besar seperti di Beijing enggak bisa motor bensin masuk," kata Presiden Prabowo.

Selain pengembangan Molinas, pemerintah juga lagi ngegaspol penggunaan biodiesel B50, konversi LPG menjadi compressed natural gas (CNG), dan pembangunan pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo spill, pakai Motor Listrik Nasional (Molinas) bisa bikin biaya operasional harian lebih hemat minimal 50%, bahkan tembus 70%. Pemerintah juga lagi siapin kredit bunga rendah sampai opsi DP 0% biar Molinas makin affordable. Transisi ini sekaligus jadi strategi cut impor BBM dan memperkuat ketahanan energi RI.

Presiden Parbowo MOLINAS insentif motor listrik Motor listrik nasional Prabowonomics

Infografis

Terkini