Danantara Gass! Arahkan Investasi ke Bioetanol Demi Ketahanan Energi Nasional, Siap Bikin Pabrik dari Hulu ke Hilir

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:31 WIB
Danantara Gass! Arahkan Investasi ke Bioetanol Demi Ketahanan Energi Nasional, Siap Bikin Pabrik dari Hulu ke Hilir
Gedung Wisma Danantara Indonesia, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta. [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta – Danantara memastikan arah investasinya bakal makin fokus ke sektor bioetanol demi memperkuat ketahanan energi nasional. Pembangunan pabrik pengolahan bioetanol pun resmi masuk sebagai salah satu opsi strategis yang lagi dipertimbangkan dalam portofolio investasi mereka.

Peran Danantara dalam ketahanan energi: belajar dari suksesnya biodiesel B50

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, spill kalau upaya menjaga ketahanan energi nasional sebenarnya udah terbukti dari implementasi biodiesel B50. Program B50 tersebut terbukti ampuh menghentikan impor sebagian jenis solar, termasuk tipe CN48.

Dalam hal ini, Danantara mengambil peran penting dari sisi investasi, salah satunya dengan bergerak lewat jaringan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Sebenarnya tadi kita berdiskusi mengenai peran Danantara berkaitan dengan investasi yang kita lakukan. Salah satunya dalam rangka mewujudkan ketahanan energi," ujar Dony pada Sabtu (3/10/2026).

Target bensin campuran etanol: otw E20 menuju E50

Nggak cuma solar, Dony juga menyoroti potensi besar bioetanol sebagai bahan campuran bensin. Indonesia sendiri memasang target pencampuran etanol secara bertahap, yang bakal dimulai dari E20 dalam waktu dekat sebelum akhirnya push menuju E50.

Kunci utama dari produksi etanol ini ada di penguatan sektor hulu. Dony menjelaskan bahwa bahan baku utama etanol berasal dari molase atau tebu. Oleh karena itu, pemerintah bakal makin menggencarkan penanaman tebu sebagai bagian penting dari transisi energi nasional.

Siap eksekusi pembangunan pabrik: target selesai dalam 3 tahun

Dony, yang juga mengemban amanat sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN, mengamini rencana keterlibatan langsung Danantara dalam pembangunan pabrik pengolahan bioetanol. Langkah ini diambil buat membentuk ekosistem terintegrasi secara penuh dari hulu sampai hilir.

Demi menopang produksi bioetanol di dalam negeri, pemerintah udah menyiapkan lahan seluas hingga dua juta hektare. Hasil produksinya nanti bakal disalurkan sebagai bahan campuran bensin buat mengejar target E20 menuju E50. (RaM)

Gen Z Takeaway

Danantara resmi mengarahkan portofolio investasinya ke sektor bioetanol demi memperkuat ketahanan dan swasembada energi nasional, di mana COO Danantara Dony Oskaria spill kalau mereka siap terlibat langsung dari hulu ke hilir mulai dari penanaman tebu di lahan dua juta hektare hingga pembangunan pabrik pengolahan guna menargetkan pencampuran bensin E20 hingga E50 dalam kurun waktu tiga tahun ke depan mengikuti jejak sukses implementasi biodiesel B50.

Danantara Dony Oskaria bioetanol tebu target bioetanol Bioetanol

Infografis

Terkini