Wuih! Presiden Prabowo Targetkan 1.582 Kapal Ikan Modern Mulai 2027

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Wuih! Presiden Prabowo Targetkan 1.582 Kapal Ikan Modern Mulai 2027
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/08/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan target besar untuk memperkuat armada perikanan nasional. Mulai 2027, pemerintah menargetkan pembangunan 1.582 kapal ikan modern untuk mendorong pemanfaatan potensi laut Indonesia.

Target tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/08/2026).

Melansir dari laman resmi Sekretariat Negara, agenda tersebut menjadi bagian dari Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo turut menyoroti besarnya potensi sektor perikanan yang dinilai belum maksimal dinikmati Indonesia.

1.582 kapal mulai 2027

Presiden Prabowo mengakui pembangunan ribuan kapal ikan modern bukan pekerjaan yang ringan. Namun, pemerintah tetap menargetkan langkah tersebut mulai berjalan pada 2027.

“Pada tahun 2027 yang akan datang, kita targetkan kita akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern,” kata Presiden Prabowo.

Target itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengelola sumber daya perikanan sendiri. Modernisasi kapal juga diarahkan agar armada nasional punya kapasitas yang lebih kuat untuk menopang aktivitas perikanan.

Potensi laut belum maksimal

Dorongan memperkuat armada perikanan tak lepas dari besarnya nilai ekonomi laut Indonesia. Presiden Prabowo menyebut sektor perikanan memiliki nilai sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahun.

Namun, menurut dia, porsi yang dinikmati Indonesia masih sangat kecil. Sebagian potensi tersebut justru disebut dimanfaatkan kapal dari negara lain tanpa izin.

“Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar 34 miliar dollar. Baru hanya, mungkin 5 persen yang dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal kapal negara lain tanpa izin kita,” ujar Kepala Negara.

Kondisi tersebut, menurut Presiden Prabowo, membuat Indonesia kehilangan peluang ekonomi yang besar dari sektor perikanan. Karena itu, penguatan armada menjadi salah satu langkah yang ingin didorong pemerintah.

Laut untuk nelayan Indonesia

Presiden Prabowo menegaskan laut Indonesia semestinya bisa menjadi sumber kemakmuran bagi nelayan dalam negeri. Target pembangunan kapal modern diharapkan dapat memperkuat posisi nelayan nasional dalam memanfaatkan potensi tersebut.

“Bayangkan, berapa nilai yang hilang tiap hari, tiap malam,” pungkas Presiden Prabowo.

Sementara itu, siaran resmi BPMI Sekretariat Presiden mencatat bahwa pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2026.

Untuk saat ini, 1.582 kapal ikan modern masih merupakan target pembangunan yang mulai diarahkan pada 2027. Rincian teknis mengenai jenis kapal, skema pembangunan, pembiayaan, hingga penerima manfaat masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Laut Indonesia punya potensi ekonomi yang besar, tapi armada nasional juga perlu ikut naik level. Target 1.582 kapal ikan modern mulai 2027 menjadi langkah yang ditunggu untuk melihat seberapa serius potensi laut bisa benar-benar kembali menguntungkan nelayan Indonesia.

Modernisasi Kapal Perikanan Kapal ikan Perikanan Presiden Prabowo Prabowo Subianto Sidang Tahunan MPR Sidang Tahunan MPR 2026 Sidang Bersama DPR DPD

Infografis

Terkini