Market Otomotif RI Masih Fresh, Menperin: Target 850 Ribu Unit Bukan Limit

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 31 Juli 2026 | 19:20 WIB
Market Otomotif RI Masih Fresh, Menperin: Target 850 Ribu Unit Bukan Limit
Market Otomotif RI Masih Fresh, Menperin: Target 850 Ribu Unit Bukan Limit [Kemenperin/astakom]

astakom.com, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, optimistis penjualan kendaraan roda empat di Indonesia sepanjang 2026 bisa menembus 850.000 unit. Optimisme ini didukung performa industri otomotif yang makin positif selama semester I-2026.

Agus mengungkapkan, produksi kendaraan bermotor nasional mencapai 615.000 unit pada semester I-2026. Angka tersebut tumbuh 11,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penjualan secara wholesales juga ikut naik 15,9 persen menjadi 436.000 unit.

"Dengan angka-angka tersebut, kami pemerintah optimistis target penjualan otomotif tahun ini insyaallah bisa di atas 850.000 unit," katanya dalam Opening Ceremony GIIAS 2026 di ICE, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, dikutip oleh astakom.com pada Jumat (31/07/2026).

Pasar otomotif masih luas

Menurut Agus, potensi industri otomotif nasional masih sangat besar. Salah satu indikatornya adalah rasio kepemilikan mobil di Indonesia yang baru mencapai 19 unit per 1.000 penduduk. Angka ini masih tertinggal jauh dibanding Thailand yang sudah mencapai 275 unit per 1.000 penduduk dan Malaysia yang menyentuh 490 unit per 1.000 penduduk.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir mencapai 290 juta jiwa, setiap kenaikan satu poin rasio kepemilikan mobil diperkirakan bisa menambah sekitar 280.000 unit kendaraan baru. Angka itu setara hampir sepertiga dari total pasar domestik saat ini.

"Artinya, dengan jumlah penduduk yang hampir mendekati 290 juta, kenaikan satu poin rasio kepemilikan mobil setara dengan tambahan sekitar 280.000 unit kendaraan, hampir sepertiga dari seluruh pasar domestik kita saat ini," katanya.

Target 850 ribu unit bukan limit

Agus menegaskan target penjualan 850.000 unit bukanlah batas maksimal pertumbuhan industri otomotif nasional. Justru, angka tersebut menjadi starting point untuk mendorong pasar yang lebih besar di masa depan.

Menurutnya, pasar otomotif Indonesia masih jauh dari titik jenuh dan masih punya peluang berkembang sangat luas seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

"Target 850.000 unit seharusnya bukan menjadi batas atas. Angka tersebut merupakan titik awal karena pasar otomotif Indonesia masih jauh dari titik jenuh. Bahkan, kita harus berani mengatakan pasar otomotif kita justru baru dimulai," ungkapnya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Produksi dan penjualan mobil lagi on track, jadi pemerintah pede target penjualan 2026 bisa tembus 850 ribu unit. Menurut Menperin, market otomotif RI masih jauh dari jenuh karena kepemilikan mobil masih rendah dibanding negara tetangga. Intinya, peluang growth masih gede dan ini baru starting point.

industri otomotif Pameran Otomotif GIIAS 2026 Kemenperin Menperin Agus Gumiwang

Infografis

Terkini