Fokus! Komdigi Tegaskan Pesan Presiden Prabowo soal Kritik dan Optimisme Bangsa

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB
Fokus! Komdigi Tegaskan Pesan Presiden Prabowo soal Kritik dan Optimisme Bangsa
Fokus! Komdigi Tegaskan Pesan Presiden Prabowo soal Kritik dan Optimisme Bangsa [komdigi]

astakom.com, Jakarta – Di tengah polemik yang muncul setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai istilah Londo Ireng, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa pesan utama Presiden bukan ditujukan untuk menyerang media maupun kelompok tertentu. Pemerintah justru mengajak masyarakat memandang kritik sebagai bagian dari upaya memperbaiki keadaan, bukan membangun narasi pesimisme terhadap Indonesia.

Hal itu merujuk keterangan tertulis Komdigi yang dikutip astakom.com pada Kamis (30/7/2026). Penegasan tersebut disampaikan Komdigi agar publik melihat pernyataan Presiden secara utuh dan tidak terpaku pada istilah tertentu yang berpotensi mengaburkan substansi pesan. Menurut pemerintah, ruang demokrasi tetap terbuka bagi kritik, selama disampaikan dengan itikad baik dan berorientasi pada perbaikan.

Kritik jadi masukan

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Komdigi Fifi Aleyda Yahya mengatakan Presiden Prabowo memandang kritik masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan nasional. Bahkan, berbagai persoalan yang diungkap melalui pemberitaan menjadi perhatian pemerintah untuk segera ditindaklanjuti.

"Presiden memandang kritik, termasuk pemberitaan mengenai sekolah yang mengalami kerusakan, sebagai masukan yang penting untuk diungkap. Berbagai temuan di lapangan menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan. Ini menunjukkan bahwa kritik yang disampaikan dengan itikad baik menjadi bagian dari proses membangun Indonesia yang lebih baik," ujar Fifi di Jakarta, Senin silam (27/07/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah tidak menutup ruang bagi kritik. Sebaliknya, kritik dinilai memiliki peran penting dalam mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Luruskan konteks

Penjelasan Komdigi juga muncul di tengah perhatian publik terhadap penggunaan istilah Londo iIeng oleh Presiden Prabowo. Menurut Fifi, istilah tersebut merupakan kiasan politik yang tidak ditujukan kepada media, profesi tertentu, maupun kelompok tertentu.

"Yang disampaikan Presiden adalah ajakan untuk tetap waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja merangkai narasi seolah-olah Indonesia tidak memiliki harapan dan tidak sedang bergerak maju. Kritik tentu diperlukan, tetapi berbeda dengan upaya membangun pesimisme secara sistematis," kata Fifi.

Ia menambahkan, pemerintah tetap menghormati kebebasan pers, kritik masyarakat, serta peran seluruh elemen bangsa sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ruang publik juga diharapkan tidak dipenuhi narasi yang mengabaikan berbagai upaya penyelesaian yang tengah dilakukan pemerintah.

Fokus kerja nyata

Komdigi menegaskan pemerintah akan terus menjawab berbagai kritik melalui langkah-langkah konkret di lapangan. Fokus utama saat ini adalah mempercepat penyelesaian berbagai persoalan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Fokus pemerintah adalah menyelesaikan persoalan satu per satu, mempercepat perbaikan di lapangan, dan memastikan masyarakat merasakan manfaatnya. Ruang demokrasi tetap terbuka, tetapi mari bersama-sama menjaga agar kritik menjadi energi perbaikan," tutup Fifi.

Dengan demikian, pemerintah menegaskan bahwa kritik dan kebebasan pers tetap menjadi bagian dari ruang demokrasi. Namun, kritik diharapkan dapat menjadi masukan untuk mendorong perbaikan dan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat

Gen Z Takeaway

Perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kritik mampu mendorong solusi, bukan sekadar memperkuat pesimisme. Pemerintah pun menegaskan akan merespons masukan publik melalui kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat.

komdigi Presiden Prabowo Prabowo Subianto Pesan Presiden Londo Ireng Kritik Optimisme bangsa

Infografis

Terkini