Presiden Prabowo: Saya Diserang karena Memberi Makan Bergizi, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 21 Juli 2026 | 12:29 WIB
Presiden Prabowo: Saya Diserang karena Memberi Makan Bergizi, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
Presiden Prabowo Subianto memberikan Taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/07/2026). [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta — Di hadapan para menteri dan kepala lembaga yang memenuhi ruang Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/07/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan tegas terkait arah kebijakan pangan nasional.

Di tengah dinamika pembahasan program kerja pemerintah, Presiden secara khusus menyoroti gelombang kritik dan narasi nyinyir yang terus diarahkan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden Prabowo mengekspresikan keheranannya terhadap logika berpikir para pengkritik yang melabeli program MBG sebagai bentuk pemborosan anggaran negara.

Menurutnya, ada ketimpangan fokus yang cukup tajam ketika program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh anak-anak sekolah dan masyarakat rentan terus-menerus digugat, sementara fakta sejarah mengenai kebocoran kekayaan negara yang nilainya menembus angka ribuan triliun rupiah selama berpuluh-puluh tahun justru berlalu tanpa pengawasan yang sepadan.

"Setiap perekonomian itu pasti diukur dan kita punya ukuran, kita bertanya apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya, itu yang jadi ukuran, untuk apa kita punya NKRI kalau kita tidak bisa memberikan dasar dari sebuah peradaban, yang paling dasar adalah memberi makan, pangan," ungkap Presiden Prabowo.

Indikator keberhasilan pemerintahan

Dalam paparannya, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak diukur dari kerumitan wacana, melainkan dari indikator fundamental yakni kemampuan negara memastikan rakyatnya tidak kelaparan.

"Kalau ada orang-orang pintar bahwa ada yang lebih penting dari perut yang lapar ya saya persilakan Saudara-saudara, yang saya tahu dari sejarah ribuan tahun peradaban manusia tidak ada masyarakat yang bertahan tanpa pangan, punah, peradaban punah kalau tidak makan," ujarnya.

Tiga pilar utama pangan

Pemerintah, lanjutnya, sedang berupaya secara all-in melingkupi tiga pilar utama pangan, yakni menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar, menjamin ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau bagi petani, serta memastikan generasi muda mendapatkan asupan gizi yang layak melalui MBG.

"Kita bertanya sekarang, apakah harga pangan terkendali, apakah pupuk tersedia untuk petani, dengan harga yang terjangkau, kita bertanya apakah sekolah memperoleh makanan bergizi di sekolah," ujarnya.

Soroti kebocoran kekayaan negara

Presiden Prabowo menekankan bahwa MBG bukanlah proyek tanpa arah, melainkan intervensi terukur (well-targeted) yang dirancang khusus untuk menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

"Saudara-saudara saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, untuk orang-orang lansia, dianggap pemborosan," ucapnya.

Presiden Prabowo kemudian membandingkan kritik tersebut dengan minimnya sorotan terhadap kebocoran kekayaan negara yang menurutnya telah berlangsung selama puluhan tahun.

"Tapi ribuan triliun yang menguap, yang pergi dari bumi Indonesia selama 34 tahun, tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, tidak ada investigasi," ujarnya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Arahan Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan dan pemenuhan gizi merupakan fondasi utama keberhasilan sebuah negara. Di tengah perdebatan soal efektivitas anggaran, pemerintah menempatkan stabilitas pangan, ketersediaan pupuk, dan Program Makan Bergizi Gratis sebagai prioritas yang dinilai berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kebocoran keuangan negara.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto MBG Makan Bergizi Gratis Sidang Kabinet sidang kabinet paripurna 2 Tahun Presiden Prabowo

Infografis

Terkini