Bukan Kaleng-Kaleng! Presiden Prabowo Sebut Danantara Jadi Senjata Ekonomi Masa Depan RI

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 21 Juli 2026 | 13:10 WIB
Bukan Kaleng-Kaleng! Presiden Prabowo Sebut Danantara Jadi Senjata Ekonomi Masa Depan RI
Bukan Kaleng-Kaleng! Presiden Prabowo Sebut Danantara Jadi Senjata Ekonomi Masa Depan RI [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kalau pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara alias Danantara adalah salah satu pencapaian epic pemerintah saat ini.

Lewat badan ini, pengelolaan kekayaan dan aset negara jadi jauh lebih tertib, terukur, dan bener-bener berorientasi pada masa depan. Menurut Presiden, manajemen aset yang rapi ini bakal jadi cadangan kekuatan ekonomi yang secured buat generasi mendatang.

“Danantara adalah suatu dana kedaulatan di mana tabungan-tabungan kekayaan aset-aset negara disatukan, dikonsolidasi, di-manage dengan rapi. Dan ini menjadi cadangan, ini menjadi energi untuk masa depan Indonesia. Untuk anak, cucu, dan cicit kita,” kata Presiden di taklimatnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, dikutip oleh astakom pada Selasa (21/07/2026).

Aset seribu miliar dolar

Gak main-main, Presiden Prabowo ngespill Danantara memegang nilai aset yang luar biasa besar, yaitu lebih dari seribu miliar dolar. Lewat Danantara, kekayaan negara yang dulunya tersebar di mana-mana dan susah dipantau, sekarang berhasil dikonsolidasikan dengan lebih maksimal.

“Alhamdulillah, kita untuk pertama kali dalam sejarah kita punya dana kedaulatan ini, Danantara ini yang nilai asetnya bernilai lebih dari seribu miliar dolar. Yang selama ini sering tidak bisa kita pantau. Sering kita tidak mengerti kekayaan kita di mana,” kata Presiden Prabowo.

Beres-beres ribuan BUMN

Sebagai bagian dari agenda konsolidasi aset ini, Presiden Prabowo juga terus melakukan pembenahan besar-besaran pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang totalnya mencapai 1.077 perusahaan. Presiden menyoroti fenomena banyak BUMN yang punya anak, cucu, sampai cicit perusahaan, sehingga tata kelolanya butuh ditertibkan.

Presiden Prabowo juga mengapresiasi kinerja pimpinan Danantara yang gercep dalam 18 bulan pertama. Mereka sukses melakukan penutupan, konsolidasi, hingga merger terhadap ratusan BUMN. Sampai akhir Juli 2026 ini, tercatat sudah ada 250 BUMN yang berhasil ditertibkan.

Target maksimal 350 BUMN aja

“Akhir 31 Juli mereka sudah menutup, mengonsolidasikan, memerger sehingga dari 1077 berkurang 250 BUMN,” kata Presiden RI.

Pemerintah sendiri menargetkan pemangkasan jumlah BUMN ini bisa berjalan makin signifikan, hingga tersisa maksimal 350 BUMN saja pada akhir tahun 2026.

Hemat Rp50 triliun

Langkah bersih-bersih ini terbukti gak cuma memperbaiki tata kelola, tapi juga bikin kas negara hemat gede-gedean. Presiden memaparkan bahwa penutupan 250 BUMN tersebut berhasil menyelamatkan biaya rutin alias overhead yang nilainya mencapai Rp50 triliun.

“Dengan ditutupnya 250 BUMN, overhead, biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah Rp50 triliun. Gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transpor, bayar ini rapat kerja, Rp50 triliun,” kata Presiden Prabowo.

Bahkan, Presiden Prabowo memperkirakan angka penghematan ini masih bisa meroket seiring berjalannya proses penertiban BUMN ke depan.

Ada potensi angkanya naik di Desember

“Desember 31 saya kira ini mungkin angka penghematan bisa naik, bisa-bisa, bisa mendekati 70-80 triliun. Saya terima kasih dari pimpinan Danantara,”  tukas Presiden Prabowo.

Lewat Danantara dan reformasi BUMN ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk membangun tata kelola aset negara yang lebih modern, efisien, dan produktif. 

Langkah ini diharapkan bisa jadi mesin pertumbuhan baru yang memperkuat daya saing nasional sekaligus jadi warisan ekonomi yang kokoh buat masa depan Indonesia. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo bilang Danantara jadi game changer buat ngelola aset negara yang kini nilainya tembus lebih dari US$1 triliun. Bersamaan dengan itu, ratusan BUMN mulai dikonsolidasikan biar lebih efisien. Hasilnya, negara sudah save Rp50 triliun dan ditargetkan makin besar sampai akhir 2026.

Danantara Presiden Prabowo kabinet merah putih sidang kabinet paripurna Kinerja Kabinet Merah Putih 2 Tahun Presiden Prabowo

Infografis

Terkini