Sempat Putus Kontak Usai Berangkat Kuliah, Begini Kronologi Hilangnya Nadira hingga Ditemukan Selamat
astakom, Jakarta - Kabar melegakan datang dari Bandung. Setelah sempat membuat keluarga, pihak kampus, hingga masyarakat ikut melakukan pencarian selama hampir sepekan, mahasasiswi Telkom University, Nadira Az Zahra, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Melansir dari media nasional pada Selasa (07/07/2026), Nadira ditemukan pada Senin (06/07/2026) dini hari di wilayah Kota Bandung dalam kondisi sehat. Mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) Telkom University itu kini telah kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarganya.
Sebelumnya, hilangnya Nadira sempat menjadi perhatian publik setelah ia tidak lagi dapat dihubungi beberapa jam usai berpamitan berangkat kuliah. Selama proses pencarian berlangsung, keluarga, Telkom University, kepolisian, hingga masyarakat terus berkoordinasi untuk mencari keberadaannya. Polisi juga menyatakan pendalaman lebih lanjut baru akan dilakukan setelah kondisi Nadira benar-benar pulih.
Berawal dari berangkat kuliah
Kronologi bermula pada Selasa, 30 Juni 2026. Melansir dari media nasional, Nadira berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 10.00 WIB untuk berangkat kuliah menuju kampus Telkom University di kawasan Dayeuhkolot menggunakan jasa ojek online. Saat itu, ia mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, dan kerudung krem, serta membawa tas ransel yang berisi laptop, tablet, dan telepon genggam.
Namun, sekitar pukul 12.30 WIB pada hari yang sama, telepon seluler Nadira tidak lagi aktif. Sejak saat itu, keluarga kehilangan seluruh komunikasi dengannya. Berbagai upaya menghubungi Nadira tidak membuahkan hasil hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Polrestabes Bandung. Di saat yang sama, pihak Telkom University juga mulai berkoordinasi dengan keluarga untuk membantu proses pencarian.
Pencarian berlangsung hampir sepekan
Seiring berjalannya waktu, informasi mengenai hilangnya Nadira menyebar luas di media sosial. Poster pencarian dibagikan oleh banyak pihak sehingga kasus tersebut mendapat perhatian masyarakat.
Melansir dari detikJabar, selama proses pencarian sempat beredar kabar yang menyebut Nadira telah ditemukan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Namun, pihak keluarga kemudian menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan miskomunikasi sehingga pencarian tetap dilanjutkan bersama kepolisian.
Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah, juga menyampaikan bahwa pihak kampus terus melakukan koordinasi intensif dengan keluarga serta aparat kepolisian selama pencarian berlangsung.
Kini sudah kembali bersama keluarga
Kabar yang ditunggu akhirnya datang pada Senin dini hari, 6 Juli 2026. Melansir dari media nasional, Nadira ditemukan di wilayah Kota Bandung setelah seorang warga yang menemukannya menghubungi pihak keluarga.
Paman Nadira, Budhi Purwa, mengatakan orang tersebut turut menjaga Nadira hingga akhirnya keluarga datang menjemput.
"Dengan penuh rasa syukur, kami pihak keluarga menginformasikan bahwa Nadira Az-Zahra telah ditemukan pada Senin dini hari, 6 Juli 2026 di Bandung. Ada orang baik yang menghubungi kami dan menjaga Nadira hingga saat ini. Kami telah memastikan kondisinya dalam keadaan baik," kata Budhi.
Budhi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian, aparat berwenang, media, serta seluruh masyarakat yang telah membantu dalam proses pencarian anak kami. Dukungan, doa, dan kepedulian yang diberikan sangat berarti bagi kami hingga akhirnya Nadira dapat kembali ditemukan," ujarnya.
Sementara itu, Telkom University memastikan Nadira telah kembali ke rumah bersama keluarganya.
"Nadira telah ditemukan pada Senin dini hari, 6 Juli 2026 di Kota Bandung dalam keadaan sehat dan baik. Saat ini yang bersangkutan telah berada bersama keluarga," kata Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah.
Roosdiana juga mengimbau sivitas akademika maupun masyarakat untuk menghentikan penyebaran informasi pencarian dan tetap menghormati privasi Nadira beserta keluarganya.
"Dengan telah ditemukannya Nadira, kami mengimbau kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk menghentikan penyebarluasan informasi pencarian serta tetap menghormati privasi yang bersangkutan beserta keluarga," pungkasnya.
Polisi masih lakukan pendalaman
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton memastikan Nadira ditemukan dalam kondisi sehat dan saat ini masih menjalani pendampingan bersama keluarga.
"Alhamdulillah tadi dini hari, hari Senin tanggal 6 Juli 2026, Ananda Nadira Az-Zahra sudah ditemukan dan sudah kembali ke kediaman dalam kondisi sehat walafiat dan sudah dalam pengawasan keluarga," kata Anton.
Anton mengatakan Nadira ditemukan di wilayah Kota Bandung, namun kepolisian belum mengungkap secara rinci lokasi maupun kronologi penemuannya.
"Yang pasti ditemukan masih di Kota Bandung," tambahnya.
Melansir dari media nasional, polisi juga belum dapat memastikan alasan Nadira sempat menghilang. Hal itu karena yang bersangkutan masih menjalani masa pemulihan sehingga belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Hingga saat ini, penyidik juga belum menemukan indikasi adanya tindak pidana, termasuk dugaan penculikan. Pendalaman akan dilakukan setelah Nadira siap memberikan penjelasan secara langsung. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Kasus Nadira menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi di media sosial, penting untuk mengutamakan informasi yang berasal dari keluarga, aparat berwenang, maupun institusi resmi. Di sisi lain, kolaborasi antara keluarga, kampus, kepolisian, media, dan masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian bersama dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu proses pencarian hingga akhirnya Nadira berhasil ditemukan dan kembali ke keluarganya dengan selamat.









