Anggota DPR Jelasin Kalau Pemerintah Sama Sekali Gak Antikritik terhadap Program MBG
astakom.com, Jakarta — Anggota Komisi XII DPR RI, Moreno Soeprapto menegaskan kalau pemerintah sama sekali gak antikritik, apalagi soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang lagi jadi trending topic.
Menurutnya, pemerintah justru sangat terbuka dan terus gercep melakukan upgrade tata kelola kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) demi kelancaran program di lapangan.
"Pemerintah melakukan evaluasi, itu baik dan buktinya kemarin sudah ada tindakan. Pemerintah tidak anti terhadap kritik dari masyarakat," ujar Moreno, usai menghadiri Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya di Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/06/2026).
Lebih lanjut, legislator asal Dapil Malang Raya ini menilai kalau kritik dari netizen maupun masyarakat luas adalah hal yang wajar banget alias valid.
Etika dalam penyampaian kritik
Tapi, Moreno juga ngasih reminder penting, cara penyampaiannya jangan sampai kelewatan atau malah memicu hate speech yang bisa bikin bangsa ini terpecah-belah.
Alih-alih sibuk war di media sosial, ia mengajak masyarakat buat ikut coaching clinic massal dalam mengawal program strategis ini supaya makin smooth ke depannya.
"Kita mau menuju Indonesia Emas, makanya perlu mempersiapkan generasi penerus. Kalau seandainya sudah diajarkan menghujat dan dibiasakan membenci, itu tentunya tidak baik," ujar Moreno.
Secara keseluruhan, Moreno menilai konsep program MBG ini aesthetic dan fungsional banget karena punya dampak double kill. Gak cuma fokus memenuhi asupan gizi anak-anak biar gak stunting, program ini juga sukses mendongkrak perputaran ekonomi lokal.
Real testimoni Program MBG dari Rakyat
Berdasarkan real testi yang ia dapat saat healing sekalian kunjungan kerja ke Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang, para peternak dan petani lokal kompak memberikan feedback positif terhadap dampak ekonomi program ini.
"Mereka mendapatkan demand pasar dari situ penghasilannya bisa lebih," jelas Moreno.
Menariknya, acara Apel Akbar dan Senam Bersama yang memadati kawasan Alun-Alun Tugu ini murni merupakan gerakan organik dari warga setempat.
Masyarakat Malang Raya sengaja kumpul karena merasa relate dengan kebermanfaatan nyata dari program MBG. Bisa dibilang, aksi ini jadi bukti kalau warga lokal emang se-tertarik itu buat mendukung program pemenuhan gizi nasional.
Antusiasme massa juga bener-bener no debat. Ribuan peserta dilaporkan sudah standby memadati lokasi sejak pukul 06.30 WIB dengan vibes yang super positif.
Kerennya lagi, meskipun diramaikan oleh lautan manusia, acara ini tetap berjalan tertib dan kondusif tanpa ada keributan, hingga akhirnya massa membubarkan diri secara mandiri sekitar pukul 10.50 WIB. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Diskusi soal Program MBG menunjukkan bahwa kritik dan evaluasi merupakan bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan publik. Di saat yang sama, ruang dialog yang sehat dan konstruktif perlu terus dijaga agar program yang menyasar gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.









