Finally! Trump Akhiri Perang: Resmi Teken MoU AS-Iran, Selat Hormuz Dibuka
astakom.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat AS Donald Trump pada kemarin waktu setempat, (18/6/2026) malam hari dimalam makan malamnya di Istana Versailles Prancis dinyatakan sudah menandatangani MoU kesepahaman atas damai nya bersama Iran yang dilihat langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Melansir dari The New York Post hari ini Jumat, (19/6/2026) tampak sebuah video yang memperlihatkan Presiden Donald Trump menandatangani kesepakatan tersebut menggunakan spidol hitam Sharpie andalannya di atas meja yang diterangi cahaya lilin.
Prosesi itu disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang berdiri di dampingnya. Usai penandatanganan yang disambut tepuk tangan para tamu makan malam, Trump tampak membagikan spidol tersebut sebagai kenang kenangan sebuah kebiasaan yang kerap ia lakukan saat merilis perintah eksekutif di Gedung Putih.
"Ini adalah momen yang sangat penting dalam sejarah yang kita alami bersama,” ucap Rubio dilansir dari New York Post pada Jumat, (19/6/2026).
Negosiasi berbuah damai
Melalui akun X resmi yang diposting oleh Macron, momen tersebut menampilkan Macron terlihat duduk mendampingi Trump saat Presiden AS tersebut melakukan tanda tangan pada dokumen kesepakatan.
Sebelum melakukan penandatanganan, Donald Trump sempat berbincang dengan Macron. Dalam kesempatan tersebut, Trump sempat melontarkan pernyataan kalau proses kesepakatan ini tidak berjalan dengan mudah.
"This was not easy," tutur Trump setelah menandatangani MoU, berdasarkan yang dilihat di akun X Macron.
Dalam kesempatan yang sama, agenda tersebut langsung disambut tepuk tangan dari Macron dan Rubio beserta keseluruhan pejabat yang turut datang dalam ruangan tersebut.
Usai melakukan tanda tangan, Trump kemudian tampak menunjukkan lembaran memorandum perjanjian damai itu ke hadapan para hadirin.
Selat Hormuz dibuka, harga energi turun
Macron menyatakan terkait penandatangan MoU tersebut menjadi momen yang penting bagi Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, Macron menambahkan kalau nota kesepakatan ini bakal menjadi pintu masuk kembali dibukanya Selat Hormuz untuk pelayaran kapal-kapal dari seluruh penjuru dunia.
"Ini adalah langkah penting ke arah yang benar bagi rekan-rekan sesame warga kita yang akan memungkinkan penurunan harga energi dalam waktu dekat," demikian isi tulisan Macron pada platform X.
Keputusan tersebut secara resmi telah mengakhiri perang dengan durasi 3 bulan dengan Iran sekaligus membuka jalan bagi rangkaian negosiasi nuklir yang diprediksi akan berlangsung selama 60 hari ke depan.
Tanda tangan digital dan Fisik
Seorang pejabat senior AS mengonfirmasi kepada The Post bahwa Trump sebelumnya telah menyaksikan Wakil Presiden JD Vance menandatangani dokumen tersebut secara elektronik di hari Minggu.
Namun kini, giliran Trump sendiri yang meresmikan kesepakatan tersebut secara langsung.
"Pada hari Minggu, MOU tersebut ditandatangani secara digital oleh Wakil Presiden Vance dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan disaksikan oleh Presiden Trump,” ucap pejabat senior AS tersebut.
“Sekarang, telah ditandatangani oleh Presiden Trump dan Presiden Pezeshkian.” lanjutnya.
Esmail Baghaei selaku Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengungkapkan kalau memorandum tersebut ditandatangani dalam dua bahasa, yakni Inggris dan Farisi. Menurutnya, penggunaan format dalam 2 bahasa ini merupakan poin yang diajukan atas permintaan resmi dari pihak Iran.
"Ini mewakili tingkat transparansi tertinggi dalam komunikasi publik kami," ucap Esmail. (nAD/aRsp)
Gen Z Takeaway
Tensi global akhirnya agak chillin setelah Trump dan Presiden Iran resmi ketemuan di Istana Versailles buat tanda tangan MoU damai pakai spidol Sharpie andalannya. Gak cuma mengakhiri perang kilat 3 bulan, plot twist baiknya adalah Selat Hormuz bakal dibuka lagi buat jalur kapal dunia. Efek domino positifnya buat kita? Harga bensin dan energi dunia diprediksi bakal langsung anjlok dalam waktu dekat. Big win for the economy!








