Seskab Teddy Gelar Pertemuan dengan Kepala BNN: Penyalahgunaan Rokok Elektrik Disorot

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:29 WIB
Seskab Teddy Gelar Pertemuan dengan Kepala BNN: Penyalahgunaan Rokok Elektrik Disorot
Seskab Teddy Indra Wijaya menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet [Dok. Instagram @sekretariat.kabinet]

astakom.com, JakartaSekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya baru aja menggelar pertemuan penting bareng Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu malam (20/06/2026).

Berdasarkan pantauan dalam Instagram resmi @sekretariat.kabinet, diskusi ini bukan sekadar obrolan formal biasa, tapi sebuah koordinasi strategis buat menyusun taktik perang melawan peredaran narkoba yang makin ke sini makin subtle dan canggih.

Kedua tokoh ini sepakat kalau pola penyebaran zat terlarang di kota-kota besar di Indonesia sudah masuk tahap yang butuh penanganan ekstra responsif.

BNN laporkan capaian ke Seskab

Komjen Polisi Suyudi, yang rekam jejaknya no counter karena pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya, membagikan sejumlah capaian gacor yang berhasil diraih BNN belakangan ini.

Mulai dari keberhasilan memutus rantai pasokan jaringan kakap, hingga aksi penyitaan berbagai jenis narkotika sebelum sempat landing dan merusak masyarakat.

“Disampaikan pula berbagai capaian BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika dan penyitaan berbagai jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat,” ungkap Teddy, dalam keterangannya.

Bahaya penyalahgunaan rokok elektrik

Namun, yang paling bikin anxious dan jadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah tren penyalahgunaan rokok elektronik alias vape.

BNN menyoroti gimana perangkat yang lagi hype di kalangan anak muda ini rawan banget di-modifikasi atau disusupi oleh cairan (liquid) yang mengandung zat adiktif berbahaya.

Modus operandi ini dinilai sangat tricky karena memanfaatkan celah gaya hidup modern yang dianggap lumrah oleh generasi sekarang.

Melihat fenomena yang berpotensi merusak future bangsa ini, edukasi yang masif dan relatable ke masyarakat, khususnya Gen Z dan milenial, langsung jadi agenda yang urgent.

Langkah preventif ini dinilai sangat krusial biar anak muda nggak gampang kena FOMO (Fear of Missing Out) atau terjebak trik manipulatif para pengedar yang mengemas barang haram lewat produk-produk tren keseharian.

Sinergi lintas lembaga bakal diperkuat

Pertemuan ini juga menegaskan kalau pemerintah bakal terus memperkuat sinergi lintas lembaga biar effort pemberantasan narkoba ini makin seamless.

Kolaborasi total ini diharapkan bisa membangun benteng pertahanan yang solid demi melindungi generasi muda sekaligus merealisasikan visi Indonesia yang bersih dan bebas dari jeratan narkoba.

“Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat guna melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba,” pungkas Teddy, dalam keterangannya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Pertemuan Seskab dan BNN menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak cukup hanya lewat penindakan, tetapi juga melalui edukasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah maraknya modus baru, termasuk penyalahgunaan vape, kolaborasi antarlembaga dan peningkatan literasi masyarakat menjadi kunci untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang semakin kompleks.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Kepala BNN Suyudi Ario Seto

Infografis

Terkini