Meta Sulap Facebook Jadi Mesin Jawaban AI, Informasi Kini Diambil dari Grup dan Reels

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 17 Juni 2026 | 17:39 WIB
Meta Sulap Facebook Jadi Mesin Jawaban AI, Informasi Kini Diambil dari Grup dan Reels
Meta Sulap Facebook Jadi Mesin Jawaban AI, Informasi Kini Diambil dari Grup dan Reels. [Meta]

astakom.com, JakartaFacebook menambahkan teknologi baru untuk platform ini. Meta kini mulai mendorong platform tersebut menjadi ruang pencarian informasi berbasis kecerdasan buatan (AI), dengan memanfaatkan percakapan publik yang beredar di Grup Facebook, Reels, dan berbagai layanan miliknya.

Melansir pengumuman resmi Meta bertajuk New AI Tools to Help You Make Things Happen on Facebook yang disitat astakom.com pada Rabu, (17/06/2026), perusahaan memperkenalkan AI Mode, fitur pencarian baru yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan dengan bahasa sehari-hari dan memperoleh jawaban langsung melalui Meta AI.

Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari tren yang berkembang di industri teknologi, ketika perusahaan-perusahaan digital berlomba menghadirkan pengalaman pencarian berbasis AI. Alih-alih hanya menampilkan daftar tautan, layanan digital kini mulai menawarkan jawaban yang dirangkum secara otomatis dari berbagai sumber informasi yang tersedia di platform mereka.

Facebook ingin pengguna mendapat jawaban yang lebih kontekstual

Dalam pengumuman resminya, Meta menjelaskan bahwa AI Mode dirancang untuk membantu pengguna menemukan jawaban atas pertanyaan mereka langsung di Facebook.

"AI Mode uses Meta AI to give you answers grounded in what people are saying publicly across our apps like in Groups and Reels, so you get real perspectives and experiences rather than a generic list of search results," tulis Meta dikutip pada laman resmi Meta pada Rabu, (17/06/2026).

Dalam bahasa Indonesia, pernyataan tersebut berarti AI Mode menggunakan Meta AI untuk memberikan jawaban yang didasarkan pada hal-hal yang dibicarakan secara publik di berbagai aplikasi Meta, seperti Grup Facebook dan Reels, sehingga pengguna bisa mendapatkan perspektif serta pengalaman nyata dari orang lain, bukan sekadar daftar hasil pencarian umum.

Meta menyebut pendekatan tersebut memungkinkan pengguna memperoleh informasi yang lebih kontekstual karena bersumber dari pengalaman dan percakapan yang dibagikan komunitas pengguna secara terbuka.

Perusahaan juga menjelaskan bahwa AI Mode merupakan bagian dari integrasi Meta AI yang ditenagai model kecerdasan buatan Muse Spark ke dalam layanan yang sudah digunakan sehari-hari oleh pengguna Facebook.

"AI Mode is a new way to get answers to your questions right on Facebook thanks to Meta AI," tulis Meta.

Artinya, AI Mode diperkenalkan sebagai cara baru bagi pengguna untuk mendapatkan jawaban atas berbagai pertanyaan langsung di Facebook dengan bantuan Meta AI.

AI juga dipakai untuk membuat konten lebih mudah dibagikan

Selain menghadirkan fitur pencarian baru, Meta juga memperkenalkan sejumlah alat kreatif berbasis AI yang ditujukan untuk mempermudah pengguna membuat dan membagikan konten.

Perusahaan memperbarui fitur rekomendasi berbagi dari galeri foto (camera roll) dengan template kolase baru yang dapat menyusun momen-momen tertentu secara otomatis. Meta juga menambahkan efek transisi berbasis AI yang dapat mengubah kumpulan foto dan video menjadi montase yang lebih menarik untuk dibagikan.

Menurut Meta, fitur rekomendasi tersebut tetap bersifat opt-in, yang berarti hanya aktif jika pengguna memilih menggunakannya dan dapat dinonaktifkan kapan saja.

"With just a tap, create standout videos and collages you'll actually want to share," tulis Meta.

Pernyataan itu berarti pengguna cukup melakukan satu ketukan untuk membuat video dan kolase yang lebih menarik serta siap dibagikan.

Meta menjelaskan bahwa fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna mengolah foto dan video yang tersimpan di perangkat menjadi konten yang lebih kreatif tanpa memerlukan proses penyuntingan yang rumit.

Bisa mengubah tampilan pakaian dan aksesori dengan AI

Pembaruan lainnya adalah hadirnya preset foto berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengubah tampilan pakaian, gaya rambut, hingga aksesori dalam foto.

Meta mencontohkan bahwa penggemar olahraga dapat menggunakan fitur tersebut untuk mengenakan jersey tim favorit secara virtual melalui teknologi AI. Fitur ini tersedia melalui menu AI Editdi Stories maupun opsi Restyle Profile Picture with AI pada foto profil.

Langkah tersebut menambah daftar fitur kecerdasan buatan yang terus diintegrasikan Meta ke dalam layanan Facebook. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan secara bertahap menghadirkan berbagai fitur AI untuk membantu pencarian informasi, pembuatan konten, hingga personalisasi pengalaman pengguna. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Facebook kini sedang bergerak ke arah yang lebih luas dari sekadar media sosial. Lewat AI Mode, Meta ingin menjadikan platformnya sebagai tempat pengguna mencari jawaban, menemukan rekomendasi, dan menggali pengalaman orang lain dalam satu pencarian. Di tengah persaingan teknologi AI yang semakin ketat, langkah ini menunjukkan bagaimana platform media sosial mulai bertransformasi menjadi sumber informasi yang mengandalkan kecerdasan buatan untuk membantu penggunanya menemukan jawaban dengan lebih cepat.

Techno Facebook platform digital Platform Facebook Meta AI

Infografis

Terkini

Presiden Prabowo Pimpin Ratas Haji

Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas (Ratas) bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan Tim Pengawas (Timwas) Haji, di Hambalang, Bogor.

Footage 18:52 WIB