Kabar Gembira! Presiden Prabowo Tingkatkan Tunjangan dan Kompetensi Guru Sampai Perluas Program Beasiswa

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 12 Juni 2026 | 13:39 WIB
Kabar Gembira! Presiden Prabowo Tingkatkan Tunjangan dan Kompetensi Guru Sampai Perluas Program Beasiswa
Kabar Gembira! Presiden Prabowo Tingkatkan Tunjangan dan Kompetensi Guru Sampai Perluas Program Beasiswa [Dok. BPMI Setpres]

astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo menegaskan Presiden komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional saat menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (11/06/2026).

2 poin utama yang menjadi sorotan Presiden dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kompetensi guru dan peningkatan kesejahteraan mereka.

Tunjangan guru resmi naik!

Pada pernyataan nya, Abdul Mu’ti menjelaskan kalau pemerintah telah menyesuaikan besaran tunjangan untuk tenaga pendidik.

“Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN, tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok,” ucapnya dikutip oleh astakom pasa Jumat, (12/6/2026).

Langsung transfer ke rekening

Ke depan, tunjangan akan langsung masuk ke rekening masing-masing guru setiap bulan melalui mekanisme baru.

Langkah ini disebut Mendikdasmen sebagai bukti konkret dari upaya pemerintah guna menghadirkan birokrasi yang lebih sederhana sekaligus efektif.

“Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan,” jelasnya.

Kuota beasiswa jadi 150 ribu guru

Selain fokus pada aspek kesejahteraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi komitmen pemerintah melalui penyediaan beasiswa.

Abdul Mu’ti menyebutkan kalau program beasiswa tersebut bakal dijalankan menggunakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Tahun 2025 kami mengalokasikan biasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL, sudah masuk semester kedua, dan insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini,” ucapnya.

Keberlanjutan program tersebut dipastikan tetap berjalan di tahun 2026. Lebih lanjut, Mendikdasmen menjelaskan kalau kuota penerima disiapkan untuk 150.000 guru tanpa ada perubahan pada nominal beasiswanya.

“Dan sekarang masih proses pendaftaran, karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini. Itu yang berkaitan dengan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru,” paparnya.

Investasi strategis demi SDM unggul

​Di mata Presiden Prabowo, guru merupakan pilar utama dalam mencetak generasi penerus, bukan sekadar profesi biasa.

Oleh sebab itu, peningkatan kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik dinilai sebagai investasi strategis demi melahirkan SDM Indonesia yang unggul, kompetitif, serta mampu membawa negara menuju kemajuan. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway 

Fix, pemerintah lagi kasih perhatian penuh buat masa depan pendidikan kita! Lewat kebijakan baru ini, guru-guru makin sejahtera karena tunjangannya dinaikkan plus langsung ditransfer ke rekening tanpa birokrasi yang ribet. Menariknya lagi, ada slot beasiswa kuliah gratis buat 150 ribu guru di tahun 2026 lewat jalur RPL. Ini bukti nyata kalau profesi guru bukan cuma dihargai lewat kata-kata, tapi disupport habis-habisan biar bisa cetak generasi muda yang makin kompetitif dan siap bersaing di level global.

Mendikdasmen Kemendikdasmen Beasiswa untuk Guru 2026 Tunjangan Profesi Guru (TPG)

Infografis

Terkini

Penyaluran Bantuan Pangan 2026

Penyaluran bantuan pangan alokasi bulan Februari - Maret 2026, di Kantor Kelurahan Alun Alun Contong, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).

Footage 13:50 WIB