International Financial Center di Bali Masuk Tahap Impelementasi, Ketua DEN Sebut Potensi Investasi Fantastis!

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 11 Juni 2026 | 12:04 WIB
International Financial Center di Bali Masuk Tahap Impelementasi, Ketua DEN Sebut Potensi Investasi Fantastis!
International Financial Center di Bali Masuk Tahap Impelementasi, Ketua DEN Sebut Potensi Investasi Fantastis

astakom.com, Jakarta - DEN atau Dewan Ekonomi Nasional telah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, baru-baru ini dan membahas banyak hal, salah satu yang disorot yaitu soal International Financial Center (IFC).

Di kesempatan yang dihadiri oleh Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Anggota DEN Chatib Basri, Hario Seto, dan Mochammad Firman Hidayat, Luhut bilang  rencana pembangunan international financial center atau family office masuk tahap segera diimplementasikan.

Luhut spill bulan depan bakal ada pertemuan buat rencana implementasi family office di Bali, yang berpotensi mendatangkan investasi dari dana asing.

"Nanti akan ada pertemuan sekitar bulan Juli di Bali, kita berharap itu ada potensi kira-kira berapa ratus miliar dolar kemungkinan masuk di Indonesia. ini potensi harus kita jaga dengan berita yang bagus," kata Luhut kepada media di Istana Merdeka, dikutip oleh astakom.com, pada Kamis (11/06/2026).

Hub keuangan modern

Fyi, International Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia adalah pusat keuangan internasional yang sedang dikembangkan oleh pemerintah di Bali.

Rencananya, kawasan ini menjadi hub keuangan modern layaknya Dubai International Financial Centre (DIFC) untuk menarik dana investasi dan Family Office konglomerat global.

Diatur dalam UU P2SK

IFC tersebut pun diatur dalam Undang-Undang P2SK pengganti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan UU P2SK ini akan mengakomodir aturan mengenai Pusat Finansial Internasional Indonesia. Ini adalah proyek yang diinisiasi oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. 

IFC di Bali dalam bentuk KEK 

"Pusat Finansial Internasional Indonesia adalah wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pusat keuangan internasional yang memiliki kemandirian keuangan administratif dan operasional berdasarkan ketentuan undang-undang ini," kata Purbaya dalam Rapat Kerja dengan DPR RI, dikutip oleh astakom.com pada Kamis (11/06/2026).

Purbaya ngespill kalau IFC Indonesia adalah wujud visi nasional menuju pertumbuhan ekonomi yang sustainable serta pengembangan dan diversifikasi perekonomian nasional lewat kontribusi yang efektif pada sektor keuangan dan pengawasannya.

IFC ini rencananya akan ditempatkan di Bali. Nantinya IFC dirancang dalam bentuk Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK. 

Bidik investor global

Pusat keuangan ini disebut-sebut akan memberikan sejumlah insentif dengan standar global untuk menarik aliran dana asing masuk ke Indonesia. 

Salah satunya yaitu opsi insentif pajak sampai 0% buat investor yang masuk dan menanamkan modalnya di pusat keuangan ini. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

DEN lagi ngebut nyiapin International Financial Center (IFC) di Bali yang targetnya jadi financial hub kelas dunia buat narik dana investor dan family office global. Luhut bilang potensi duit asing yang masuk bisa tembus ratusan miliar dolar. Menariknya, kawasan ini juga disiapkan dengan insentif global, termasuk opsi pajak sampai 0% biar makin attractive buat investor.

DEN International Financial Center IFC di Bali Luhut Binsar Pandjaitan

Infografis

Terkini

Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Pengunjung melihat beberapa koleksi dokumen dan foto di pameran "Aku Arek Suroboyo", di basement Alun Alun Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/6/2026).

Footage 19:00 WIB