Indonesia Jadi Partner Strategis: Dubes Negara Sahabat Bawa Misi Perkokoh Hubungan!

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: AR Purba
Senin, 8 Juni 2026 | 22:29 WIB
Indonesia Jadi Partner Strategis: Dubes Negara Sahabat Bawa Misi Perkokoh Hubungan!
Indonesia Jadi Partner Strategis: Dubes Negara Sahabat Jamin Perkokoh Hubungan! [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta – Pada Senin, (8/6/2026) Presiden Prabowo Subianto menyambut 8 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) dari negara-negara sahabat. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyerahkan surat kepercayaan resmi.

Pada momen tersebut, ke 8 Duta Besar menyatakan dukungan penuh guna memperkokoh hubungan bilateral dan memperluas kolaborasi bersama Indonesia di beberapa sektor.

Sektor pendidikan dan budaya

Sashikala Premawardhane selaku Duta Besar LBBP Sri Lanka untuk Indonesia memandang kolaborasi di sektor kebudayaan dan pendidikan mencakup dua elemen penting dalam hubungan kemitraan kedua negara.

Maka dari itu, ia berharap dapat semakin memperkokoh hubungan Indonesia dan Sri Lanka selama menjalankan mandatnya di Indonesia.

"Kami memiliki sejarah panjang hubungan bilateral dan sejarah panjang persahabatan, dan saya berharap untuk memperkuat hubungan tersebut di sini, di Indonesia,” tutur Duta Besar LBBP Sri Lanka untuk Indonesia Sumadhurika Sashikala Premawardhane.

Fokus kolaborasi Maritim ASEAN

Di sisi lain, Indonesia dan Filipina yang saat ini menempati posisi sebagai dua wilayah kepulauan terbesar di dunia, Christopher Baltazar Montero selaku Duta Besar LBBP Filipina menyatakan harapannya supaya hubungan antara kedua negara bisa dioptimalkan.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan kalau salah satu fokus yang bakal dibawa pada penugasannya ialah pengokohan kolaborasi maritim.

“Saya berharap bahwa kita akan dapat mengejar kerja sama maritim yang lebih dalam, terutama karena ini juga merupakan salah satu prioritas kepemimpinan Filipina di ASEAN tahun ini,” ucap Christopher Baltazar Montero.

Inspirasi Bagi Negara Kepulauan

Di luar Filipina, negara negara yang sama sama berbentuk kepulauan, Saint Lucia Menissa Rambally selaku Duta Besar LBBP mengungkapkan kalau Indonesia telah menjadi teladan dan acuan bagi negaranya.

Ia berpendapat kalau keberhasilan Indonesia sebagai negara yang berkepulauan menjadi contoh baik bagi Saint Lucia untuk memperkokoh hubungan solidaritas yang lebih kuat bersama komunitas di kawasan Karibia.

"Kami berharap tidak hanya untuk bekerja dengan anda secara bilateral, tetapi untuk bekerja dengan anda di komunitas internasional untuk dunia yang lebih baik, untuk dunia yang lebih damai, untuk kemanusiaan yang lebih baik,” papar Saint Lucia.

Jembatan harmoni dan toleransi

Lebih lanjut, Salam Al Achkar selaku Duta Besar LBBP Lebanon menekankan kesamaan nilai nilai yang selaras antara Indonesia dan Lebanon, terkhusus dalam memelihara harmoni, keberagaman, dan toleransi.

Tak hanya itu, Salam turut menekankan janjinya dalam memperkokoh jalur persahabatan diplomasi antara Indonesia dan Lebanon selama mengemban tugas.

“Izinkan saya mulai hari ini untuk menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara kita,” ucap Salam Al Achkar selaku Duta Besar LBBP Lebanon.

Deklarasi dari para duta besar menggambarkan besarnya harapan harapan dari negara negara yang bersahabat untuk selalu memperkokoh kerjasama bersama Indonesia dan meningkatkan kolaborasi yang memiliki keuntungan timbal balik. (nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

Indonesia lagi-lagi membuktikan posisinya sebagai main character di panggung diplomasi global. Mulai dari urusan memperdalam kerja sama maritim bareng Filipina di ASEAN, jadi role model buat negara kepulauan kayak Saint Lucia, sampai jadi jembatan toleransi untuk Lebanon, kedatangan 8 dubes baru ini jadi sinyal kuat kalau pengaruh strategis Indonesia di mata dunia makin nggak bisa disepelekan.

8 Dubes Prabowo Subianto Diplomasi duta besar Duta Besar LBBP

Infografis

Terkini