Masjid Istiqlal Distribusikan 10.728 Kantong Daging Kurban Dalam Kemasan Ramah Lingkungan
astakom.com, Jakarta – Sebanyak 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing disembelih di Masjid Istiqlal pada Iduladha 1447 Hijriah. Dua di antaranya merupakan sapi kurban milik pemimpin negara, yakni sapi milik Presiden RI bernama si Loreng seberat 1,3 ton, dan sapi milik Wakil Presiden RI bernama Wirabumi dengan bobot 1,2 ton.
Masjid Istiqlal menggelar pemotongan hewan kurban, kemarin (28/05/2026). Pihak panitia bakal menyalurkan daging tersebut dalam bentuk paket 1 kilogram yang dikemas ke dalam 10.728 bungkusan.
Jaminan syariat dan animal welfare
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan kalau seluruh proses pemotongan hewan kurban dilaksanakan dengan mematuhi hukum syariat serta menjaga prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare).
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Masjid Istiqlal diproyeksikan menjadi percontohan bagi masjid-masjid lain di seluruh Indonesia.
Dalam prosesnya, agenda ini dikawal ketat oleh sekitar 50 personel dari tim Juru Sembelih Halal Amanah RPH.
"Semuanya di sini serba standar. Pertama, sunat-sunatnya kita perhatikan, kepalanya menghadap ke kiblat. Badannya dibersihkan terlebih dahulu agar tidak ada najis yang melekat pada daging yang diberikan kepada jemaah,” ucap Menag dikutip astakom, kemarin (28/05/2026).
Larangan tegas disampaikan Menag terkait tindakan yang berpotensi menyakiti hewan. Beliau menginstruksikan agar proses pengulitan tidak dilakukan sebelum hewan kurban benar-benar terkonfirmasi mati.
"Tidak boleh menyiksa binatang menjelang dipotong. Biarkan mati dulu,” ucapnya.
Komitmen ekoteologi dan zero accident
Menag juga menekankan pentingnya aspek ramah lingkungan dalam prosesi kurban di Istiqlal. Ia meminta panitia pelaksana untuk disiplin menjaga kebersihan kawasan masjid serta memastikan seluruh rangkaian pemotongan berjalan aman tanpa insiden (zero accident).
"Kita selama ini mengampanyekan betapa pentingnya memelihara ekoteologi lingkungan hidup. Jangan sampai ada setetes darah hewan kurban yang mengalir atau bocor ke sungai. Selesai penyembelihan, taman-taman di sekitar sini harus kembali bersih seperti sedia kala,” jelas Menag.
Ketua Panitia Iduladha 1447 Hijriah, Mas'ud Halimin, menegaskan kalau seluruh panitia dan tim lapangan berkomitmen penuh untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat.
Hal ini termasuk pengelolaan limbah sisa penyembelihan yang dilakukan terpusat dan hati-hati demi mencegah pencemaran lingkungan, terutama pada aliran sungai di sekitar kawasan masjid.
Sistem distribusi cegah kerumunan
Guna mengantisipasi terjadinya kerumunan, Mas'ud menambahkan kalau proses distribusi 10.728 paket daging kurban tersebut akan dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis.
Penyaluran daging kurban tersebut menyasar 52 yayasan, 87 masjid atau DKM dan majelis taklim, 41 lembaga, serta 104 perwakilan RT/RW. Selain itu, paket daging juga dibagikan kepada komunitas binaan Masjid Istiqlal yang tersebar dari wilayah Jabodetabek hingga ke sejumlah daerah di Jawa Barat. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Fix, Iduladha di Istiqlal tahun ini beneran naik kelas! Nggak cuma soal bagi-bagi daging, tapi prosesnya udah menerapkan konsep animal welfare dan eco-friendly. Dari kepala hewan yang dipastikan menghadap kiblat sampai SOP limbah yang super ketat biar nggak mencemari sungai, ini baru namanya ibadah yang berkah sekaligus menjaga bumi. Respect!









