Pemerintah Hold Dulu Insentif EV, Menkeu: Masih Dihitung

Pewarta: Shintya
Editor: AR Purba
Selasa, 26 Mei 2026 | 20:37 WIB
Pemerintah Hold Dulu Insentif EV, Menkeu: Masih Dihitung
Pemerintah Hold Dulu Insentif EV, Menkeu: Masih Dihitung (astakom/shintya)

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang kalau pemberian insentif di sektor kendaraan listrik (electric vehicle /EV) ditunda. Harusnya subsidi motor dan mobil listrik diberikan mulai bulan Juni 2026.

"Insentif EV masih ditunda satu bulan lagi," kata Purbaya kepada wartawan di dikutip oleh astakom.com pada Selasa (26/5/2026).

Saat ditanya alasan kenapa insentif buat kendaraan listrik ditunda, Purbaya bilang kalau pihaknya lagi menghitung yang perlu diperhitungkan.

"Ada perhitungan yang masih dihitung," kata Purbaya.

Rencananya bakal diberikan Juni

Sebelumnya, pemerintah berencana memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, masing-masing 100 ribu unit untuk motor dan mobil.

Awalnya, program ini ditargetkan mulai jalan pada Juni 2026, namun pernyataan ini mengklarifikasi kalau programnya belum bisa direalisasikan di Juni.

Besaran subsidi motor listrik dan mobil listrik

Untuk motor listrik, khusus dikasi subsidi Rp5 juta per unit. Sedangkan buat mobil listrik masih dalam tahap pembahasan.

"Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih berapa? 100 ribu subsidi pertama. Kalau habis, kita kasih lagi. Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama kita akan kasih. Berapa? Rp 5 juta," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026). (Shnty/aRsp)

Gen Z Takeaway

Insentif kendaraan listrik yang harusnya mulai Juni 2026 resmi di-delay karena pemerintah masih hitung skemanya. Subsidi motor listrik Rp5 juta per unit belum jadi direalisasikan dalam waktu dekat. Buat yang udah ready pindah ke EV, sekarang fix harus lebih sabar dan wait for next update.

Insentif Subsidi kendaraan listrik

Infografis

Terkini