Menlu Sugiono Jamin Pemulihan Trauma Fisik WNI Usai Ditahan Israel

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Senin, 25 Mei 2026 | 08:30 WIB
Menlu Sugiono Jamin Pemulihan Trauma Fisik WNI Usai Ditahan Israel
Menlu Sugiono Jamin Pemulihan Trauma Fisik WNI Usai Ditahan Israel. [Kemlu RI]

astakom.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan kalau 9 relawan WNI dari Global Sumud Flotilla 2.0 yang baru saja kembali ke Indonesia akan langsung menerima perawatan dan pemulihan intensif.

Langkah ini diambil sebagai respons pemerintah setelah para relawan tersebut mengalami trauma fisik akibat sempat ditahan oleh pihak Israel.

Komitmen pemulihan trauma relawan

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menlu Sugiono saat menyambut langsung kedatangan sembilan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin (24/05/2026).

"Beberapa rekan kita yang mengalami trauma fisik akan ditangani lebih lanjut,” ujar Menlu Sugiono.

Kecaman keras di forum internasional

Menteri Sugiono mengecam keras tindakan Israel terhadap para relawan kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan kalau perlakuan yang diterima para WNI merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Ia menggarisbawahi kalau seluruh peserta Global Sumud Flotilla murni merupakan warga sipil. Kehadiran mereka di sana murni untuk mengemban misi kemanusiaan demi meringankan penderitaan rakyat Palestina.

"Kami juga menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei yang lalu ini merupakan suatu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh dibiarkan,” jelasnya.

Gerak cepat diplomasi Kemlu

Menurut penjelasan Sugiono, kelancaran proses kepulangan para relawan ini merupakan buah dari respons cepat Kementerian Luar Negeri.

Kemlu langsung menggalang koordinasi berlapis dan intensif sesaat setelah mendapatkan kabar bahwa kapal GSF yang mengangkut para WNI dihadang oleh pihak Israel.

Keberhasilan pemulangan ini kian mempertegas kehadiran negara dalam mengawal keselamatan warga negaranya melalui strategi diplomasi aktif. Pemerintah memastikan langkah perlindungan serupa akan terus berjalan dengan memaksimalkan kerja sama antarnegara.

Menlu Sugiono kemudian menyampaikan ucapan selamat datang kembali ke tanah air kepada para relawan WNI tersebut. Ia juga mendoakan agar mereka dapat segera menikmati momen berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga masing-masing.

"Selamat datang kembali selamat berkumpul dengan keluarga,” ujar Menlu Sugiono.

Apresiasi dan sinergi lintas negara

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono turut mengutarakan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas bimbingan yang diberikan selama proses pemulangan.

Di samping itu, apresiasi serupa dialamatkan kepada Komisi I DPR RI, aliansi Global Sumud Flotilla, Global Peace Convoy Indonesia, serta semua pihak yang telah mencurahkan kerja keras mereka.

"Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turkiye, Jordan, dan Mesir yang juga telah membantu,” tutupnya. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway 

​Gak main-main, gerak cepat Kemlu buat mulangin 9 relawan WNI dari Global Sumud Flotilla 2.0 ini beneran bukti kalau negara hadir dan solid jagain warganya. Setelah sempat ditahan pihak Israel pas lagi jalanin misi kemanusiaan murni, sekarang mereka udah aman di Tanah Air dan langsung dapet jaminan full recovery buat trauma fisiknya. Plus, ketegasan Menlu Sugiono yang langsung nge-spill kecaman keras di DK PBB itu bener-bener real definition of standing on business demi hukum internasional dan kemanusiaan!

Sugiono Update 2026 WNI Global Sumud Flotilla israel

Infografis

Terkini