Sikat Verona di Pekan Pamungkas, AS Roma Segel Peringkat 3 dan Tiket UCL
astakom.com, Jakarta – Drama pekan terakhir Serie A 2025/2026 berakhir manis bagi AS Roma. Bertamu ke markas Hellas Verona di Stadio Marc Antonio Bentegodi, Senin (25/5/2026) dini hari WIB, skuad I Lupi sukses membungkus kemenangan 2-0. Hasil ini tidak hanya mengunci posisi ketiga klasemen dengan 73 poin, tetapi juga memastikan satu tiket sakral ke Liga Champions musim depan, memanfaatkan momentum tumbangnya AC Milan di tangan Cagliari.
Babak pertama berjalan alot bagi serigala ibu kota. Tuan rumah Verona, yang sudah dipastikan terdegradasi, justru tampil tanpa beban dan beberapa kali merepotkan lini belakang Roma. Beruntung, kiper Mile Svilar tampil sigap, termasuk saat keluar dari sarangnya demi menggagalkan peluang emas Kieron Bowie sesaat sebelum turun minum.
Roma sendiri sempat mengancam lewat eksekusi free-kick Paulo Dybala, namun ketangguhan Lorenzo Montipo di bawah mistar Verona membuat paruh pertama berakhir kacamata.
Kartu merah Nicolas Valentini
Laga mulai berpihak pada Roma di babak kedua setelah Verona dihukum bermain dengan 10 orang. Bek mereka, Nicolas Valentini, diusir wasit usai menerima kartu kuning kedua karena melanggar Dybala. Unggul jumlah pemain, armada Roma langsung menaikkan intensitas serangan.
Petaka bagi Verona datang di menit ke-55 saat peninjauan Video Assistant Referee (VAR) menyatakan Kieron Bowie melakukan handball di kotak terlarang. Donyell Malen yang maju sebagai algojo penalti sebenarnya sempat gigit jari setelah sepakannya ditepis Montipo. Namun, bola muntah langsung disambar Dybala, sebelum akhirnya dituntaskan kembali oleh Malen menjadi gol pembuka di menit ke-56.
Roma terus menyerang
Unggul 1-0 tidak membuat Roma mengendurkan serangan. Lewat skema serangan balik cepat yang diinisiasi Devyne Rensch, Dybala nyaris menggandakan keunggulan, meski bola masih bisa diblok oleh Montipo yang tampil spartan malam itu.
Puncak emosi pertandingan terjadi di masa injury time. Stephan El Shaarawy, yang melakoni laga perpisahan emosionalnya bersama seragam Roma, sukses menyegel kemenangan menjadi 2-0. Memanfaatkan umpan matang dari sang dirigen, Paulo Dybala, Il Faraone mencetak gol penutup yang manis sekaligus menandai akhir dari pengabdian panjangnya untuk publik Olimpico dengan torehan tiket Liga Champions.
Susunan Pemain
- Verona: Montipo; Nelsson, Edmundsson, Valentini; Belghali, Akpa Akpro, Lovric (Al Musrati 58'), Harroui (Sarr 70'), Frese (Bradaric 70'); Suslov (Bella-Kotchap 58'); Bowie.
- Roma: Svilar; Ghilardi (Ziolkowski 46') (Kone, Mancini, Hermoso; Celik, Pisilli (El Aynaoui 46'), Cristante, Rensch; Soule (El Shaarawy 72'), Dybala; Malen. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Plot twist paling epik di endgame Serie A musim ini! AS Roma beneran nge-troll AC Milan dengan nikung posisi ketiga di injury time musim berkat bantuan Cagliari. Laga ini juga jadi momen the last dance yang super emosional buat Stephan El Shaarawy yang berhasil nyetak gol perpisahan lewat assist manis dari Paulo Dybala, si paling kreator yang dapet MVP behavior malam ini karena nge-gendong tim dari kartu merah lawan sampai proses semua gol. Respect!












