Presiden Prabowo Minta Pembangunan 'Giant Sea Wall' Libatkan Dosen hingga Guru Besar

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Selasa, 21 April 2026 | 20:53 WIB
Presiden Prabowo Minta Pembangunan 'Giant Sea Wall' Libatkan Dosen hingga Guru Besar
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta (Tim Media Presiden)

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan akademisi dalam proyek strategis nasional tanggul laut raksasa (giant sea wall).

Instruksi Presiden Prabowo ini disampaikan pada rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, Jakarta, kemarin (20/4/2026), membahas percepatan pembangunan giant sea wall sebagai langkah antisipatif pemerintah melindungi kawasan pesisir utara Jawa.

“Banyak hasil-hasil penelitian di kampus ya yang juga sudah diuji coba. Salah satunya berhasil di Demak, Semarang ya. Itu juga nanti kita diminta berpartisipasi aktif,” ujar Brian, dalam keterangan resmi tertulis, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet pada Selasa (21/04/2026).

“Jadi dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan giant sea wall itu diminta untuk terlibat,” tambah Brian.

Libatkan guru besar hingga pakar

Selain itu, Brian juga menyampaikan pihaknya akan mengundang para guru besar dan pakar keahlian di bidang terkait.

Para akademisi tersebut nantinya tidak hanya memberikan kajian teknis, tetapi juga akan terlibat langsung dalam tim pelaksana yang dipimpin oleh Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BPPOJ).

“Bahkan lebih dari itu langsung dilibatkan nantinya masuk ke dalam timnya yang dipimpin oleh Bapak Kepala Otorita,” imbuh Brian.

Dalam tahap perencanaan

Sementara itu, melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pantai Utara Jawa Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Walaupun demikian, Didit menyebut belum ada target waktu yang ditetapkan. Namun, Presiden memerintahkan eksekusi rencana pembangunan tanggul laut raksasa dipercepat.

“Rencana dari hasil hitungan masih dihitung waktunya karena kan berkaitan sama resources yang ada di Indonesia. Kita manfaatkan semua. Jadi salah satu yang utama adalah kita bisa memanfaatkan soal lingkungan. Jadi kita absorb hal-hal yang ada kaitannya dengan waste,” tutur Didit. (aLf/aRsp)

Gen Z Takeaway

Proyek giant sea wall di pesisir utara Jawa bakal melibatkan akademisi, dari dosen hingga pakar, agar pembangunan lebih berbasis riset dan efisien. Meski masih tahap perencanaan, pemerintah mendorong percepatan dengan pendekatan ilmiah sekaligus tetap mempertimbangkan aspek lingkungan dan pemanfaatan sumber daya yang ada.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Giant sea wall Mendiktisaintek Brian Yuliarto ratas

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB