Gandeng Ansor Jateng, Wamentan Sudaryono Perkuat Peran Pemuda di Sektor Pertanian
astakom.com, Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menggandeng Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian nasional. Kolaborasi ini difokuskan pada dukungan terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan bersama jajaran GP Ansor dan Banser se-Jawa Tengah di Semarang, Minggu (15/3), Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi kepemudaan untuk terlibat langsung dalam program strategis Kementerian Pertanian.
“Saya ingin GP Ansor Jawa Tengah ikut aktif menyukseskan program swasembada pangan Presiden. Ada beberapa program yang bisa dimanfaatkan langsung oleh kader-kader Ansor,” ujarnya.
Brigade Pangan
Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah Brigade Pangan, yakni pengelolaan lahan pertanian sekitar 200 hektare oleh satu kelompok yang beranggotakan sekitar 15 orang. Setiap kelompok akan mendapatkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) lengkap dengan mekanisasi, dengan nilai bantuan mencapai sekitar Rp3 miliar.“Brigade Pangan ini lengkap dengan mekanisasinya. Nilainya sekitar Rp3 miliar dan diberikan gratis. Saya mengundang GP Ansor Jawa Tengah untuk membentuk minimal satu atau dua brigade,” kata Sudaryono. Ia juga menambahkan, kader Ansor hanya perlu menyiapkan lahan, sementara pemerintah akan mendukung sarana produksinya.
Secara tidak langsung, Sudaryono menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda. Keterlibatan pemuda dinilai penting dalam mendorong regenerasi petani sekaligus memperkuat basis ekonomi produktif di pedesaan.
Selain Brigade Pangan, pemerintah juga menawarkan dukungan mekanisasi pertanian di sejumlah daerah lumbung pangan di Jawa Tengah seperti Grobogan, Boyolali, Sragen, dan Demak. Kader Ansor dapat mengajukan bantuan alat pertanian modern guna meningkatkan produktivitas di wilayah masing-masing.
Perkebunan dan Hortikultura
Tak hanya itu, pemerintah juga tengah mendorong penguatan sektor perkebunan dan hortikultura melalui program peremajaan komoditas dengan alokasi anggaran mencapai Rp9,9 triliun. Program ini mencakup berbagai komoditas strategis seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, hingga rempah-rempah.Sudaryono berharap GP Ansor dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan dan mengawal berbagai program pertanian hingga ke tingkat masyarakat. Ia bahkan menilai peran organisasi kepemudaan sangat penting sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan masyarakat di daerah.
“GP Ansor bisa menjadi mata, telinga, dan penyambung lidah pemerintah pusat, khususnya dalam menyampaikan program-program pertanian kepada masyarakat,” tambahnya.
GP Ansor Sambut Baik
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Ansor untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi kader di berbagai daerah.Dengan sinergi ini, pemerintah berharap keterlibatan aktif pemuda tidak hanya mempercepat tercapainya swasembada pangan nasional, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.











