Pendidikan di Sumatera Pulih! Sekolah-Pesantren di Sumbar Dibersihkan sampai Dicat Ulang
astakom.com, Jakarta — Pemerintah terus ngegas bersihin dan rehabilitasi fasilitas sekolah di wilayah terdampak bencana biar proses belajar mengajar bisa balik normal seperti sediakala.
Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan Seskab Teddy Indra Wijaya bilang, recovery wilayah terdampak bencana di Sumatera super cepat dalam dua bulan terakhir.
Berdasarkan rilis yang diterima redaksi astakom.com pada Kamis (12/2/2026), para personel TNI turun tangan bersihin beberapa fasilitas pendidikan di wilayah Sumatera Barat (Sumbar).
Pembersihan dan pengecatan ulang sekolah
Di Kabupaten Agam, personel TNI melaksanakan kegiatan pembersihan dan pengecatan di SMP Negeri 1 Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
Di tengah proses belajar mengajar yang telah kembali berjalan, prajurit TNI melakukan pengecatan tembok bagian luar kelas serta menata area sekolah. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mendekati tahap penyelesaian.
Pembersihan dan pengecatan ulang pesantren
Upaya serupa dilakukan di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) di Kabupaten Solok.
Bersama warga setempat, personel TNI melakukan pengecatan pagar dan pintu ruang kelas, sekaligus meninggikan tembok pagar sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Pemulihan pendidikan dipercepat
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti sebelumnya menyebutkan bahwa kegiatan pembelajaran di Sumatra Barat dan Sumatra Utara telah berlangsung 100 persen, meski belum sepenuhnya ideal.
Karena itu, percepatan pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Melansir astakom.com, Seskab Teddy juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo terus lakukan pengawasan atau memonitor terkait perkembangan pemulihan daerah pascabencana di tiga provinsi Pulau Sumatera.











