Kebut Rehabilitasi Sumatera, Satgas: 25 Ribu Rumah Terdampak telah Terverifikasi
astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana wilayah Sumatera mencatat sekitar 25 ribu rumah terdampak bencana sudah kelar diverifikasi.
Ketua Satgas PRR Wilayah Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyebut verifikasi dilakukan oleh tim Badan Pusat Statistik (BPS), dan rumah-rumah yang sudah lolos pendataan ini bakal segera menerima dana pemulihan.
“Ada sebanyak 25 ribu rumah terdampak bencana yang sudah terverifikasi BPS, rumah tersebut nantinya mendapatkan dukungan dana pemulihan,” ujar Tito, Selasa (10/2/2026).
Dana untuk korban yang rumahnya rusak
Ia menyebutkan untuk rumah dengan kondisi rusak ringan mendapatkan dana Rp15 juta. Sedangkan dengan kondisi rusak sedang menerima dana Rp30 juta per unit.
"Rencananya, Kamis (12/2/2026) disalurkan serentak di tiga provinsi terdampak bencana di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana tersebut digunakan untuk membersihkan rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pemerintah juga sudah menyiapkan anggaran untuk masyarakat terdampak bencana tetapi memilih tidak tinggal di hunian sementara, tetapi tinggal menumpang di rumah saudara ataupun menyewa tempat tinggal.
"Dana untuk korban bencana yang tidak memilih tinggal di hunian sementara sebesar Rp1,8 juta. Dananya juga sudah siap dieksekusi. Dengan adanya penyaluran dana tersebut, kami optimis angka pengungsian menjelang Ramadhan berkurang," katanya.
Total Huntara yang diperlukan sebanyak 50 ribu
Terkait dengan pembangunan hunian sementara, Muhammad Tito Karnavian mengatakan total yang diperlukan untuk korban bencana hidrometeorologi mencapai 50 ribu unit.
Sebanyak 15 ribu dibangun Danantara dan 5.000 unit dibangun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sedangkan 30 ribu unit lainnya dikompensasikan dengan dana tunggu hunian atau DTH.
"Untuk dana tunggu hunian ini sudah disalurkan kepada 19 ribu penerima. Sedangkan penyaluran kepada 11 ribu penerima lainnya, segera dilakukan. Kami berharap penyaluran semuanya bisa sebelum Ramadhan," kata dia.











