Eks Jampidsus Febrie Adriansyah akan Jalani Sidang Perdana 7 Oktober 2026
Sidang kasus dugaan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah digelar 7 Oktober 2026. Jaksa menyita aset senilai Rp476 miliar untuk proses pembuktian perkara.
Sidang kasus dugaan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah digelar 7 Oktober 2026. Jaksa menyita aset senilai Rp476 miliar untuk proses pembuktian perkara.
Tim 9 Kejagung pelimpahkan tersangka Febrie Adriansyah & bukti kasus pemerasan-TPPU ASABRI/Jiwasraya ke Kejari Jaksel, fix lanjut ke Pengadilan Tipikor.
Kasus TPPU Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum perkara dilimpahkan dan bergulir ke persidangan.
Kejagung menyebut bukti dugaan pemerasan Febrie Adriansyah cukup kuat, uang telah disita, dan perkara segera dilimpahkan ke pengadilan untuk diuji.
Kejagung RI menerima Rp5 miliar dari Ferry Yanto, saksi kasus TPPU Febrie Adriansyah. Dana ia diduga bagian dari aliran Rp40 miliar terkait perkara ASABRI.
Pemeriksaan Febrie Adriansyah dalam perkara TPPU diperdalam lewat 22 pertanyaan. Ia kooperatif, sementara proses hukum selanjutnya ditangani Kejagung.
Kejagung periksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait dugaan korupsi & TPPU penanganan kasus ASABRI usai terima limpahan berkas & bukti dari Polri.
Kejagung periksa saksi bank usut alur transaksi TPPU mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait bukti emas 74 kg hingga skandal korupsi ASABRI.
Tim 9 Kejagung periksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait TPPU 74 kg emas, ASABRI, Krakatau Steel, & pengadaan batu bara PLTU.
Kejagung periksa 3 saksi TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk pegawai BI, buat usut aliran aset dari barang bukti emas 74 kg dan valas ratusan miliar.