Modus Jenderal LSP Sadap Ponsel Presiden Prabowo Subianto dan Media

Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 3 November 2026 | 20:33 WIB
Modus Jenderal LSP Sadap Ponsel Presiden Prabowo Subianto dan Media
Ilustrasi tangan di borgol. [Dok. Pexels]

astakom.com, Jakarta - Penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan tersangka tiga orang yakni Jenderal LSP, ASN dan EH. Kasus tersebut terkait penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

“Penyidik Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka inisial LSP, ASN dan EH,” kata Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Selasa (03/11/2026).

Selain itu, kata Komjen Asep, masih ada satu orang yang dalam proses pemeriksaan. “Sementara satu orang lagi masih diperiksa sebagai saksi yaitu saudara SU,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Komjen Asep mengungkap modus yang dilakukan para tersangka. Yakni melakukan penyadapan tanpa prosedural terhadap nomor telepon Presiden Prabowo dan sejumlah pihak.

“Terhadap tersangka diduga telah melakukan penyadapan tanpa proseduran terhadap nomor telepon Presiden RI, pejabat negar,  tokoh-tokoh politik kemudian media. Tokoh ormas, LSM dan para pengusana,” lanjut Komjen Asep.

Komjen Asep mengungkap modus yang dilakukan para tersangka. “Kurun waktu 2025-2026, tersangka diduga memerintahkan penyadapan tanpa surat permohonan penyidik maupun laporam LP (Laporan Polisi), yang kemudian dilakukan penyadapan tanpa dan kaitan penegakan hukum. Dan menghapus log, menghilangkan jejak  yang seharusnya penyadapan melalui Perkap yakni menjamin prinsip-prinsip perlindungan HAM, egalitas, kepastian hukum, perlindungan konsumen dengan tujuan kepentingan penyelidikan, penyidikan, tuntutan dan pemeriksaan pengadilan atas tindak pidana,” ungkapnya.

Sita barang bukti

Selain itu, penyidik Bareskrim juga menyita beberapa barang yang dijadikan sebagai barang bukti. “kemudian kita juga telah menyita barang bukti berupa handphone 11 unit, satu unit ipad, kemudian flashdik 42,” tuturnya.

Sebelumnya, jagat media sosial dan ruang publik mendadak gempar dengan beredarnya isu penangkapan sejumlah perwira tinggi (pati) Kepolisian Republik Indonesia berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau jenderal bintang dua pada Selasa (03/11/2026).

Berdasarkan desas-desus yang menyeruak, para jenderal bintang dua tersebut diamankan oleh personel Brigade Mobil (Brimob) dan kini berada di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Respons singkat Kadiv Humas Polri 

Merespons kabar panas tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir belum membeberkan kronologi maupun rincian pasti terkait informasi penangkapan perwira tinggi tersebut.

Saat ditemui oleh para awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Isir justru menanggapi situasi hangat tersebut dengan santai dan mengaku sangat memahami isu yang sedang santer diperbincangkan.

"Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu)," ujar Isir di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (03/11/2026).

Pergerakan personel Brimob di Mabes Polri bikin suasana memanas

Kabar penangkapan perwira tinggi ini makin berhembus kencang setelah sejumlah wartawan memperlihatkan adanya pergerakan tidak biasa di area Mabes Polri.

Pada Senin (2/11/2026) sore hingga malam hari, terlihat rombongan personel Brimob mendatangi kawasan markas besar tersebut. Kehadiran pasukan khusus yang di luar kebiasaan harian ini pun makin memperkuat indikasi adanya tindakan penegakan hukum internal yang cukup krusial di tubuh korps Bhayangkara. (RaM/aNs)

Gen Z Takeaway

Teka-teki kasak-kusuk pergerakan mendadak Brimob di Mabes Polri akhirnya terkuak setelah Bareskrim resmi nembak tiga tersangka termasuk Jenderal LSP atas skandal penyadapan ilegal terhadap ponsel Presiden Prabowo, pejabat, hingga tokoh politik (the biggest plot twist ever!). Modusnya gak main-main, mereka nekat nyadap tanpa surat perintah penegakan hukum lalu ngapus log demi ngilangin jejak, bikin Kadiv Humas dan tim Bareskrim langsung gerak cepat buat nuntasin kasus penyalahgunaan wewenang ini secara tegas tanpa kompromi.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto penyadapan Presiden Prabowo Subianto Bareskrim Polri

Infografis

Terkini