Presiden Prabowo Tekankan Semangat Sumpah Pemuda di SMA Taruna Nusantara

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:41 WIB
Presiden Prabowo Tekankan Semangat Sumpah Pemuda di SMA Taruna Nusantara
Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat, (30/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menanamkan semangat kebangsaan kepada siswa SMA Taruna Nusantara. 

Nilai-nilai Sumpah Pemuda, yakni satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa, harus menjadi fondasi dalam membangun persatuan Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026). Ia menyebut ikrar yang dicetuskan para pemuda sebelum kemerdekaan sebagai pencapaian luar biasa yang menjadi dasar persatuan bangsa.

"Pemuda-pemudi tersebut usianya sangat muda, melahirkan suatu sumpah yang demikian cemerlang, luar biasa kita harus akui," jelas Presiden Prabowo melalui keterangan resmi Sekretariat Presiden di Jakarta.

Presiden titip harapan untuk generasi muda

Dalam kesempatan itu, Presiden juga berpesan agar para siswa SMA Taruna Nusantara memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan maksimal.

Ia optimistis para siswa mampu tumbuh menjadi generasi penerus yang unggul, memiliki karakter kuat, serta tetap memegang teguh nilai-nilai kebangsaan.

"Saya percaya kalian akan berbuat yang terbaik, kalian akan belajar yang terbaik, kalian akan mengambil nilai-nilai dari SMA Taruna Nusantara," kata Presiden Prabowo.

Ia turut mengingatkan bahwa persatuan merupakan kekuatan utama Indonesia dalam menghadapi perbedaan dan berbagai tantangan. Menurutnya, para pendiri bangsa telah mewariskan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman kehidupan bernegara.

Belajar sejarah agar tidak mengulang kesalahan

Selain persatuan, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya mempelajari sejarah sebagai bekal generasi muda. Ia mengingatkan bahwa bangsa yang mengabaikan perjalanan masa lalunya berisiko mengulangi kesalahan yang sama.

"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," katanya.

Menurut Presiden Prabowo, perkembangan teknologi tidak boleh membuat generasi muda melupakan sejarah maupun sifat dasar manusia.

Ia mencontohkan pengalaman pahit Indonesia selama masa penjajahan yang salah satunya dipengaruhi lemahnya persatuan antaranak bangsa. Karena itu, generasi muda perlu memahami politik pecah belah yang pernah digunakan penjajah agar strategi serupa tidak kembali memecah persatuan Indonesia.

"Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tapi kita belajar dari kekurangannya," katanya.

Presiden Prabowo juga mengingatkan adanya berbagai paham yang berpotensi mengancam persatuan apabila lebih mengutamakan kepentingan kelompok dibandingkan kepentingan bangsa.

Meski begitu, Presiden tetap optimistis Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan. Ia menegaskan semangat persatuan harus terus dijaga agar bangsa Indonesia tetap kokoh dalam menghadapi dinamika zaman. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus menjadi fondasi persatuan generasi muda Indonesia. Ia mengajak siswa SMA Taruna Nusantara memanfaatkan pendidikan, memperkuat karakter kebangsaan, serta belajar dari sejarah agar kesalahan masa lalu tidak terulang dan persatuan bangsa tetap terjaga.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto SMA Taruna Nusantara SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi

Infografis

Terkini