Duit Jemaah Rp247 Miliar Melayang, Kemenhaj Libatkan Bareskrim Sikat Mafia Umrah

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:31 WIB
Duit Jemaah Rp247 Miliar Melayang, Kemenhaj Libatkan Bareskrim Sikat Mafia Umrah
Duit Jemaah Rp247 Miliar Melayang, Kemenhaj Libatkan Bareskrim Sikat Mafia Umrah (Kemenhaj)

astakom.com, Jakarta – Laporan soal travel Umrah dan Haji nakal makin bertumpuk. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat ada 244 kasus yang masuk sampai 26 Oktober 2026. Nggak tanggung-tanggung, estimasi kerugian publik gara-gara oknum nakal ini tembus Rp247,65 miliar. Angka ini masih hitungan sementara dari aduan jemaah dan masih nunggu hasil audit final.

Direktur Jenderal Pengawasan Manajemen Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, ngewanti-wanti kalau penanganan masalah ini bakal dikawal ketat sampai tuntas.

“Pengawasan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif. Setiap pengaduan harus mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai peraturan. Yang terpenting, ini tentang bagaimana negara hadir untuk melindungi hak dan kepentingan para jamaah haji,” tutur Harun disaat menyatakan pemaparan dalam agenda Program Masuk Batch II untuk pegawai pindahan dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah ke Kemenhaj di Asrama Haji Kelas I di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Ratusan laporan masuk

Kalau dibedah, dari total 244 masalah yang masuk, rinciannya terdiri dari 125 kasus Umrah, 93 kasus haji khusus, 22 kasus haji reguler, dan 4 kasus lainnya. Progres penanganannya pun terus berjalan 190 kasus masih diproses, 36 kasus masuk tahap pemantauan dan evaluasi, sedangkan 18 kasus sudah kelar diselesaikan.

Gelar aksi ketat

Nggak cuma gertak, Kemenhaj langsung mengambil tindakan tegas dengan memblokir akses 6 Penyelenggara Perjalanan Umrah (PPIU) dan 1 Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) di aplikasi SISKOPATUH. Selain itu, ada delapan PPIU lain yang masih dipantau ketat.

Gandeng penegak hukum

Biar makin kapok, Kemenhaj juga sudah melimpahkan 34 kasus berat ke Bareskrim Polri buat diusut secara hukum.

Biar kejadian serupa nggak terulang lagi, Kemenhaj makin ketat memfilter perizinan, mengecek kesiapan travel, memperketat pengawasan keberangkatan di bandara, serta ngadain edukasi publik lewat kampanye "Bongkar Mafia Haji dan Umrah".

Kunci integritas petugas

Harun menegaskan kalau integritas petugas di lapangan jadi kunci utama biar pelayanan tetap bersih dan nggak gampang kena distraction kepentingan pribadi.

"Integritas bukan hanya soal kejujuran, tetapi juga konsistensi antara ucapan, tindakan, dan nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas. Kepentingan para jamaah haji, negara, dan masyarakat harus selalu diutamakan di atas kepentingan pribadi atau kelompok," ucapnya.

Menurutnya, pembenahan sistem pengawasan ini berpatokan pada empat prinsip utama yaitu kejujuran, transparansi, tanggung jawab, dan bebas dari konflik kepentingan. Lewat kolaborasi lintas lembaga dan pemanfaatan teknologi, Kemenhaj makin gencar menyapu bersih praktik curang demi melindungi hak seluruh jemaah. (nAD/RaM)

Gen Z Takeaway

Kasus travel Umrah dan Haji abal-abal bikin rugi ratusan miliar emang bikin speechless, tapi tindakan tegas Kemenhaj yang langsung sikat mafia bareng Bareskrim Polri bakal bikin kamu merasa lebih safe pas mau ibadah!

Kemenhaj Kementerian Haji dan Umrah Jemaah Umrah Mafia Haji

Infografis

Terkini