Kepung Jakarta sampai Malaysia, BMKG Deteksi Asap Karhutla Capai Jawa Barat dan Banten

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:02 WIB
Kepung Jakarta sampai Malaysia, BMKG Deteksi Asap Karhutla Capai Jawa Barat dan Banten
Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Ini Rincian Gangguannya (Dok. Kemenhub)

astakom.com, Jakarta - Ancaman asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kian meluas! Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengungkapkan kalau sebaran asap karhutla terpantau udah menjangkau wilayah Banten, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta pada Jumat (16/10/2026).

Berdasarkan deliniasi citra sebaran asap per pukul 10.00 WIB, terdapat dua klaster utama. Klaster pertama berasal dari Merauke (Papua Selatan) yang meluas hingga Maluku. Sementara klaster kedua bersumber dari Kalimantan dan Sumatra yang menyelimuti kedua pulau tersebut, hingga menembus Banten, Jawa Barat, dan Jakarta.

"Kalau kita lihat dari citra sebaran asap wilayah Indonesia yang dirilis BMKG jam 10.00 tadi ya, itu hasil deliniasi terdeteksi asap yang sudah masuk ke wilayah Banten, maupun Jawa Barat, ataupun di Jakarta sendiri," ujar Guswanto.

Pergerakan asap lintas negara dan arah angin

Gak cuma dalam negeri, Guswanto juga membeberkan adanya pergerakan asap lintas negara (transboundary haze). Asap bergerak dari Sumatra menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura, serta dari Kalimantan ke arah Semenanjung Malaysia.

Adapun arah angin di wilayah Indonesia secara umum bertiup dari timur hingga tenggara menuju ke barat laut.

BMKG imbau pakai masker dan waspadai konsentrasi polutan

Guswanto mengingatkan pentingnya memantau ketat konsentrasi polutan. Angin di Jawa bergerak ke arah tenggara hingga barat, sehingga perlu dipastikan apakah asap beneran mengendap di permukaan atau sekadar melintas di lapisan atmosfer atas.

Sebagai langkah pencegahan pas kualitas udara memburuk, warga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan dan memakai APD yang tepat.

“Jadi imbauannya yaitu gunakan masker, baik yang KN95, KF94, atau N95, itu lebih efektif dalam menyaring partikel udara,” jelasnya.

BMKG menegaskan tingkat keparahan dampak asap ini masih ditelaah lebih lanjut lewat pemantauan hotspot(titik panas), area terbakar, dan kondisi kualitas udara terkini.

Udara Jakarta memburuk, Gubernur Pramono Anung ogah spekulasi

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kualitas udara ibu kota memang memburuk dalam dua-tiga hari terakhir. Namun, ia memilih gak berspekulasi atau mengaitkannya langsung dengan Karhutla.

"Pertama, saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang sekarang ini dalam dua tiga hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk," kata Pramono.

Ia menyebut Pemprov DKI sebenarnya udah tahu kondisi ini lebih dulu lewat ratusan alat pemantau emisi internal milik Jakarta, dan data dari BMKG semakin menguatkan indikasi cuaca yang memburuk tersebut.

"Sebenarnya tanpa dari BMKG saja datanya sudah ada. Penegasannya bahwa ini cuacanya memburuk," tegas Pramono. (RaM)

Gen Z Takeaway

Fix polusi udara Jakarta dan sekitarnya lagi gak bercanda, guys! BMKG mengonfirmasi kalau asap karhutla dari Sumatra dan Kalimantan udah cross the line alias sampai melintas ke Banten, Jabar, Jakarta, bahkan nembus Malaysia-Singapura. Biar paru-paru tetap aman dari paparan polutan, Gubernur Pramono Anung mengakui kualitas udara Jakarta emang lagi memburuk.

Karhutla BMKG Jakarta Kebakaran Hutan dan Lahan

Infografis

Terkini