Asap Karhutla Bisa Ganggu Kesehatan, Ini 4 Cara Melindungi Diri
astakom.com, Jakarta – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan sekadar mengganggu jarak pandang, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan. Masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kualitas udara memburuk.
Paparan asap dapat memicu gangguan saluran pernapasan, mengiritasi mata dan kulit, hingga memperburuk penyakit kronis. Karena itu, menjaga kesehatan selama karhutla menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Melalui keterangan resmi yang astakom.com Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI terima pada Jumat (16/10/2026), mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko paparan asap. Sejumlah langkah pencegahan perlu diterapkan, terutama untuk melindungi kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.
Kelompok rentan perlu perlindungan ekstra
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, menjelaskan bahwa dampak asap karhutla tidak hanya berkaitan dengan sistem pernapasan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan lainnya.
"Asap karhutla tidak hanya berdampak pada saluran pernapasan, tetapi juga menyebabkan iritasi mata dan kulit serta memperburuk penyakit kronis," ucap Widyawati.
Anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus. Perlindungan terhadap kelompok tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama wilayah tempat tinggal mereka terdampak asap.
4 cara melindungi diri dari asap karhutla
Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, Kemenkes mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk melakukan empat langkah berikut:
- Mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kualitas udara memburuk atau masuk kategori tidak sehat.
- Menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
- Menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan.
- Segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat apabila mengalami gangguan atau keluhan kesehatan.
Pemerintah perkuat perlindungan kesehatan masyarakat
Kemenkes menegaskan bahwa perlindungan warga dari dampak kesehatan akibat karhutla menjadi salah satu prioritas pemerintah. Upaya pencegahan dan penanganan juga terus diperkuat bersama pemerintah daerah agar risiko kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.
"Perlindungan kesehatan masyarakat adalah prioritas pemerintah. Kemenkes bersama pemerintah daerah terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan sehingga dampak kesehatan dapat diminimalkan," jelasnya.
Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tidak mengabaikan kondisi kualitas udara maupun keluhan kesehatan yang muncul. Membatasi aktivitas luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis ketika mengalami gangguan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya melindungi diri selama karhutla. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Asap karhutla bukan cuma mengganggu aktivitas, tetapi juga berisiko bagi kesehatan. Saat kualitas udara memburuk, kurangi kegiatan di luar ruangan, gunakan masker ketika harus keluar, jaga kesehatan, dan segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan juga perlu mendapat perlindungan ekstra.









