Bikin Geleng-Geleng! KPK Bongkar Peran Bupati Klaten Terima Setoran Capai Rp2,3 Miliar Lebih

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:02 WIB
Bikin Geleng-Geleng! KPK Bongkar Peran Bupati Klaten Terima Setoran Capai Rp2,3 Miliar Lebih
Ilustrasi penyidik KPK pamerkan sitaan korupsi. [astakom/str-Antasena]

astakom.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan skandal penerimaan setoran yang melibatkan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI). Gak tanggung-tanggung, aliran dana haram yang diduga masuk ke kantong sang bupati berasal dari berbagai sektor, mulai dari tambang galian C, BUMD, hingga nekat memotong upah pegawai.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membeberkan kalau dari hasil pemeriksaan, terdapat lima klaster dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Aliran Rp245 Juta dari Tambang Galian C Lewat Sang Adik

Dalam salah satu klaster, HWI diduga mengantongi uang sebesar Rp245 juta dari aktivitas pertambangan galian C sepanjang tahun 2026. Uang tersebut kabarnya dipakai buat mendanai sejumlah kegiatan di lingkungan Pemkab Klaten.

"HWI diduga menerima uang sebesar Rp245 juta dari Paguyuban Tambang yang diketuai Legiman selaku pihak swasta. Adapun, uang tersebut diserahkan melalui Hanaku Agani Sadewo (HAS) selaku pihak swasta atau adik dari Bupati," ungkap Taufik dalam konferensi pers, Jumat (03/7/2026).

Rutin minta ‘jatah mantap' dari BUMD, BLUD, hingga OPD sampai Rp1,8 Miliar

Gak cuma dari sektor tambang, sejak menduduki kursi Bupati Klaten, HWI juga diduga minta setoran rutin dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sampai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Akumulasi setoran rutin ini diperkirakan mencapai minimal Rp1,8 miliar sejak 2025 sampai sekarang.

Rincian setoran bulanan yang masuk ke HWI di antaranya:

  • PDAM: Rp30 juta per bulan. 
  • PT Aneka Usaha Perseroda: Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan. 
  • BPR Klaten: Rp30 juta per bulan. 
  • RSUD Bagas Waras: Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan. 

Potong upah pungut pegawai BPKPAD Klaten ratusan juta

Gak berhenti di situ, HWI juga diduga memotong upah pungut (UP) milik para pejabat dan pegawai di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Klaten.

KPK menduga total uang dari potongan upah ini mencapai sedikitnya Rp280 juta yang disalurkan lewat sosok berinisial RZI. Pada 2025, HWI disebut menerima potongan UP sebesar Rp25 juta hingga Rp50 juta tiap triwulan. Nilainya makin melonjak pada 2026, di mana HWI diduga menerima Rp70 juta per triwulan via RZI. (RaM)

Gen Z Takeaway

Duh, parah banget! Niatnya mengabdi buat warga, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) malah dibongkar KPK gara-gara nyatut setoran korupsi dari mana-mana dengan total lebih dari Rp2,3 miliar. Mulai dari tilap jatah tambang galian C Rp245 juta lewat adiknya, minta 'pajak rutin' dari PDAM sampai RSUD senilai Rp1,8 miliar, hingga tega memotong upah pegawai BPKPAD ratusan juta rupiah semua aksi tilap dana ini sukses bikin KPK turun tangan.

Bupati Klaten Bupati Klaten Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) OTT KPK Kasus Korupsi

Infografis

Terkini