Aturan Baru ESDM Dorong Pemegang IUP Utamakan Kontraktor Jasa Pertambangan Lokal
astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bilang kalau pemerintah bakal prefer pengusaha lokal buat jadi kontraktor dari Izin Izin Usaha Pertambangan (IUP) besar di daerah
Kesempatan ini bikin pengusaha daerah dan ekonomi lokal jadi punya banyak ruang dan kesempatan buat meningkatkan pendapatan ekonominya. Meski begitu, Bahlil bilang kalau tugas pemerintah sebatas membuka akses regulasi. Jadi pelaku usaha lokal tetep harus berkompetisi secara profesional di lapangan.
"Tugas saya membuat regulasi, silahkan kalian kompetisi. Saya tidak mungkin kasih kalian ikan, saya kasih cara bagaimana mendapatkan ikan yang tadinya sentralistik, kita ubah turun ke daerah," kata Bahlil di acara Rakernas Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, dikutip astakom.com pada Selasa (13/10/2026).
Wajib pake kontraktor lokal
Dia sadar kalau selama ini perusahaan pemegang IUP sering membawa kontraktor internal dari Jakarta, padahal lokasi tambang berdampak langsung buat lingkungan yang ada di daerah operasional tempat masyarakat.
Makanya, buat mengantisipasi ketimpangan yang terjadi, Bahlil terbitin Keputusan Menteri yang melarang pemilik IUP pake kontraktor terafiliasi dan mewajibkan proyek pendukung diserahin ke pengusaha lokal.
Aturannya tertuang di Keputusan Menteri ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026. Jadi di aturan itu, mengatur pemegang IUP buat mengutamakan penggunaan kontraktor jasa pertambangan lokal.
Minta kontraktor daerah ningkatin kapasitas
Meskipun regulasi itu udah berpihak ke pengusaha lokal Bahlil tegasin supaya pelaku usaha di daerah terus ningkatin kapasitas dan kapability bukan cuma minta porsi proyek, jadi saat handle proyek, kontraktor daerah siap dan ready buat jalanin misi dan memaksimalkan kesempatan.
Menurut Bahlil kesempatan itu harus dijawab dengan pembuktian kinerja dan keandalan di lapangan, saat handle proyek.
"Janganlah jadikan orang daerah itu hanya sebagai penonton, tapi juga tantangan untuk teman-teman daerah harus mampu meng-upgrade. Jangan dikasih pekerjaan, nggak profesional menyelesaikan, pasti orang tidak akan percaya kita," ungkapnya.
Jaga kepercayaan dan kesempatan
Bahlil, ingetin jangan sampai kejadian masa lalu terulang, yakni saat ada oknum pengusaha daerah yang malah memperjualbelikan paket pekerjaan yang sudah dimenangkan kepada pihak lain.
Dia bilang kalau praktik itu justru merusak kepercayaan dan harus distop supaya pengusaha lokal bisa tumbuh secara berkelanjutan. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Pemerintah mulai membuka peluang lebih besar bagi pengusaha lokal untuk terlibat dalam proyek pendukung pertambangan melalui aturan yang mendorong penggunaan kontraktor jasa pertambangan daerah. Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah bertugas membuka akses lewat regulasi, sementara pengusaha lokal harus membuktikan profesionalisme dan kualitas kerjanya. Jadi, peluangnya sudah dibuka, tetapi kapasitas, kompetensi, dan kepercayaan tetap jadi kunci. Jangan sampai kesempatan yang sudah didapat justru dialihkan ke pihak lain, karena pengusaha daerah harus mampu menjadi pemain utama, bukan sekadar penonton.









