Jurang Harga Rp8.500 vs Rp100.000 Jadi Alasan Utama KKP Sikat Penyelundupan Benih Lobster Lewat Satgas P2BBL
astakom.com, Jakarta - Pemerintah langsung bergerak cepat (gercep) nyetop kebocoran kekayaan laut nasional dengan resmi nge-bentuk Satuan Tugas Pemberantasan Pengeluaran Benih Bening Lobster (Satgas P2BBL). Pengetatan super ketat ini sengaja digeber buat nyikat habis praktik penyelundupan benih bening lobster (BBL) ke luar negeri demi ngamanin potensi cuan dan penerimaan negara dari sektor perikanan.
Langkah taktis dan tegas ini juga udah diperkuat lewat penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 69 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Pengeluaran Benih Bening Lobster Keluar Wilayah Negara Republik Indonesia Secara Ilegal.
Potensi BBL 500 juta ekor tersendat godaan harga pasar Vietnam
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, ngungkapin kalau Indonesia punya potensi BBL yang nggak main-main, yakni diperkirain nyampe 500 juta ekor setiap tahunnya. Sayangnya, limpahan harta karun laut ini belum optimal buat nge-boost industri budi daya lobster di dalam negeri.
Kendala utamanya ada di tingginya permintaan BBL dari negara tetangga, sementara budi daya lokal butuh proses panjang dan modal gede. Akibatnya, sebagian nelayan lebih ke-distract buat ngejual BBL secara instan ketimbang nungguin sampai ukurannya matang.
Apalagi, jurang perbedaan harganya bener-bener ridiculous. Di tingkat nelayan lokal, BBL cuma dihargai sekitar Rp8.500 per ekor. Bandingkan sama pasar Vietnam yang berani nge-bid di kisaran Rp35.000–Rp50.000 per ekor, bahkan bisa nembus Rp100.000 per ekor pas stok langka. Perbedaan harga bagai bumi dan langit inilah yang bikin pemerintah pasang badan ketat lewat satgas baru.
Potensi setoran fiskal jumbo: rugi miliaran USD kalau dibiarkan
Menteri KKP negasin kalau penindakan tegas ke sindikat penyelundupan BBL bakal ngasih impact finansial yang masif buat kas negara. Kalau potensi 500 juta ekor BBL terus-terusan bocor, kerugian negara jelas nggak ngotak.
"Tentu harapannya adalah menjadi fiskal negara yang bagus. Jadi bayangkan saja kalau 500 juta, kalau kali 2 dolar aja sebetulnya sudah 1 miliar USD yang harta kita hilang begitu saja. Kalau ini bisa menjadi pemasukan negara nggak usah bayar 30% saja loh, ini sudah cukup lumayan, luar biasa," beber Trenggono di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Selain ngejar pemasukan negara, pemerintah juga mendesak pihak Vietnam buat nunjukin komitmen serius dalam memutus rantai perdagangan BBL ilegal yang selama ini disetir oleh tingginya demand dari negara mereka. (RaM)
Gen Z Takeaway
Pemerintah resmi ngebentuk Satgas P2BBL lewat Perpres No. 69/2026 buat nyikat habis penyelundupan benih lobster ilegal yang bikin negara rugi miliaran dolar. Di tengah godaan harga jual pasar Vietnam yang berkali-kali lipat lebih mahal, KKP gercep nutup celah kebocoran biar potensi 500 juta ekor BBL bisa sepenuhnya dikonversi jadi cuan fiskal buat negara.







