Investasi Jumbo Mau Merapat ke RI, Presiden Prabowo Bilang Tunggu Aja, Bakal Besar-besaran!

Editor: Anri Syaiful
Kamis, 17 September 2026 | 17:40 WIB
Investasi Jumbo Mau Merapat ke RI, Presiden Prabowo Bilang Tunggu Aja, Bakal Besar-besaran!
Presiden Prabowo Subianto wawancara bersama pimpinan redaksi media nasional dalam program Presiden Prabowo Menjawab di Hambalang, Jawa Barat [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta – Ekonomi dunia boleh aja lagi unstable, tapi Indonesia justru makin dilirik para pemain global. Presiden Prabowo Subianto blak-blakan ngasih spoiler kalau bakal ada gelombang investasi berukuran jumbo yang masuk ke Tanah Air dalam hitungan minggu.

Rasa percaya diri ini bukan tanpa alasan. Presidem Prabowo merasa fondasi ekonomi Indonesia masih sangat solid buat nahan guncangan global, makanya para investor kelas dunia makin kepincut buat nanam modal di sini.

"Dan ini beberapa minggu ke depannya, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia. Akan besar-besaran," kata Kepala Negara lewat Program Presiden Prabowo Menjawab pada Rabu (16/09/2026).

Track record masih on-track, gaet jutaan loker baru

Optimisme pemerintah ini dibikin makin kuat lewat angka-angka riil di lapangan. Sampai pertengahan tahun ini, pergerakan modal yang masuk tercatat masih sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

  • Realisasi investasi Juni 2026: Tembus Rp1.010 triliun.
  • Realisasi Investasi 2025: Mampu menyentuh angka Rp1.931 triliun.
  • Dampak Lapangan Kerja: Nyaris 2,7 juta loker baru tercipta di 2025, plus sekitar 1,4 juta loker tambahan sampai pertengahan 2026.

Prabowo juga meyakinkan kalau deretan angka tebal ini murni pergerakan modal murni dari luar yang masuk, bukan sekadar muter dari dana atau program internal pemerintah.

Dapur makro safe banget, investor dunia auto-trust

Alasan utama konglomerat global mau naruh duitnya di Indonesia simpel: stabilitas. Presiden Prabowo menyebut sempat ngobrol langsung sama para bos bisnis dunia yang kagum sama ketahanan ekonomi nasional.

"Saya sudah ketemu pemain-pemain besar di dunia, mereka datang ke Indonesia, mereka tahu fundamental ekonomi kita kuat dan aman," ujarnya.

Ia menyoroti inflasi Indonesia yang terjaga sangat aman di level 2,92 persen, angka yang disebutnya sebagai salah satu yang paling rendah di tingkat global.

"Ekonomi kita bagus. Inflasi kita salah satu terendah di dunia. 2,92 persen. Anda bayangkan," kata Presiden ke-8 RI.

Selain inflasi, pengelolaan batas defisit negara juga dijaga ketat di bawah 3 persen. Level ini jauh lebih sehat kalau dibandingin sama negara lain kayak Filipina (sekitar 6 persen), Prancis (5,4 persen), atau India (4,6 persen).

"Jadi, semua orang percaya sama Indonesia. Makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimis," ujar Presiden Prabowo.

Proyeksi raksasa: Siap-siap jadi top 4 ekonomi dunia!

Gak cuma bicara soal investasi jangka pendek, prospek panjang Indonesia juga diprediksi makin menyala. Merujuk pada analisis dari Goldman Sachs, Indonesia diproyeksikan bakal menembus jajaran elite kekuatan ekonomi dunia dalam 25 tahun ke depan.

"Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4. Dunia. Dalam tahun 2050, which is 25 tahun ke depan," kata Presiden Prabowo.

Melihat amunisi indikator makro yang stabil plus proyeksi cerah ini, pemerintah berkomitmen bakal terus menjaga momentum supaya daya tarik Indonesia di mata investor internasional gak kendor. (aNs)

Gen Z Takeaway

Investasi jumbo dipastikan bakal makin masif spillover ke Indonesia dalam beberapa pekan ke depan karena para big player dunia makin trust sama fondasi makroekonomi kita yang solid—mulai dari rekor realisasi investasi yang sukses nge-break target APBN dan nyiptain jutaan loker baru, inflasi adem di angka 2,92 persen, hingga defisit negara yang tetap terjaga aman di bawah 3 persen dibanding negara lain, bikin Indonesia makin on track menuju jajaran top 4 raksasa ekonomi dunia di 2050!

Presiden Prabowo Program Presiden Prabowo Menjawab Investasi Prabowo Subianto

Infografis

Terkini